Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Metro Bongkar Peredaran 9,4 Kg Ganja, 3 Orang Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Macet Parah di Tanjung Barat Jaksel gegara Ada Proyek, Polisi Buka Opsi Rekayasa Lalin

Kamis, 31 Agustus 2023 - 16:28:00 WIB
Macet Parah di Tanjung Barat Jaksel gegara Ada Proyek, Polisi Buka Opsi Rekayasa Lalin
Kemacetan di Tanjung Barat Jaksel (foto: Twitter @prayoganyoman)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membuka opsi rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan parah di Jalan Raya Tanjung Barat depan Mal AEON arah Depok. Kemacetan diduga terjadi karena ada proyek yang menutup jalur lambat di jalan tersebut.

Wadirlantas Polda Metro AKBP Doni Hermawan mengatakan, sejauh ini pihaknya baru menempatkan petugas untuk membantu mengurai kemacetan. 

"Kami terima laporan juga (kemacetan parah), jadi memang kita tempatkan di sana untuk penguatan personel, kita akan evaluasi," ujar Doni, Rabu (30/8/2023). 

"Kita lihat nanti kalau memang belum efektif dengan penempatan personel, langkah berikutnya akan dilakukan pengkajian rekayasa lalin," sambungnya. 

Proyek tersebut memang memakan seluruh jalur lambat. Akibatnya, kendaraan hanya dapat melintas di jalur cepatnya saja.

Berdasarkan keterangan pekerja lapangan yang tak ingin disebutkan namanya, proyek milik Dinas Sumber Daya Air ini ditargetkan baru akan selesai pada akhir 2023 ini. Dia tak merinci jenis pekerjaan proyek yang tengah dilakukan.

"Target ini tuh sebenarnya (selesai) 15 Desember," ujar dia.

Dia berharap para pengendara mengerti lantaran proyek bertujuan mengentaskan banjir di kawasan tersebut. 

"Makanya kenapa kita tutup kayak gini, karena salah satunya buat nanti masyarakat ke depannya. Nanti nggak akan ada banjir di daerah sini lagi," katanya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut