Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Motif Pria Nekat Culik Anak di Bekasi: Supaya Balikan dengan Ibu Korban
Advertisement . Scroll to see content

Longsor di TPU Sumur Batu, Ratusan Truk Sampah Mengular

Selasa, 08 Desember 2020 - 20:09:00 WIB
Longsor di TPU Sumur Batu, Ratusan Truk Sampah Mengular
Ratusan Truk Sampah Mengular (Foto: Okezone/Wisnu Yusep)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id – Ratusan truk sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi mengantre untuk melakukan pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Sumur Batu. Antrean tersebut terjadi lantaran akibat longsornya sampah di zona lima TPA Sumur Batu yang terjadi sejak Rabu (2/12/2020) lalu. 
 
Karena adanya longsoran sampah tersebut, Pemerintah Kota Bekasi mengerahkan dua unit alat berat untuk membuka zona baru di wilayah TPA Sumur Batu.

"Ya jadi kemarin kami sudah tambahkan dua alat berat dari Dinas Sumber Daya Alam untuk kita perbantukan dalam rangka untuk mempercepat proses penimbunan dan pengaturan distribusi sampah yang ada," ucap Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada wartawan, Selasa (8/12/2020). 

Penambahan dua unit alat berat tersebut dikarenakan terjadi longsoran sampah di TPA Sumur Batu, sehingga pihaknya mengubah zona baru dengan melakukan perpindahan sampah. 

"Untuk membantu proses pembuangan sampah agar tidak terjadi antrean kembali, sekaligus menambah jam operasional dan akan kami tambah supaya waktu pelaksanaan mereka tak terhambat oleh waktu," katanya.

Oleh sebab itu, Tri menghimbau kepada masyarakat terutama yang berada di hulu yakni Kabupaten Bogor agar tidak membuang sampah ke sungai, sehingga sampah tersebut tidak mengalir ke Kota Bekasi.

"Karena seperti di beberapa tempat seperti di Bendung Koja, di Jatiasih, di jembatan Kemang, pada akhirnya tersumbat. Jadi ini lah yang kemudian menambah volume sampah di Kota Bekasi, disamping yang hariannya saja kita sudah hadapi persoalan sekitar sebanyak 1500an harus kita selesaikan," ucap Tri.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut