Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pembunuh 51 Jemaah Salat Jumat di Selandia Baru Ajukan Banding, Bawa-Bawa Trump
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Penembakan Anggota TNI AD di Tambora Jakbar

Senin, 22 Juni 2020 - 15:56:00 WIB
Kronologi Penembakan Anggota TNI AD di Tambora Jakbar
Anggota Babinsa Pekojan, Tambora, Kodim 0503/JB Serda Saputra tewas ditembak pria mengaku marinir di sebuah hotel kawasan Tambora, Jakarta Barat, Senin (22/6/2020) dinihari. (Foto: ilustrasi/iNews.id).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Anggota Babinsa Pekojan, Tambora, Kodim 0503/JB Serda Saputra tewas ditembak orang tak dikenal, Senin (22/6/2020) dinihari. Kasus ini sedang diselidiki Polisi Militer Angkatan Darat.

Penembakan terjadi di sebuah hotel, Jalan Kali Besar, Tambora, Jakarta Barat. Peristiwa bermula ketika terjadi perusakan di hotel tersebut pada pukul 02.15 WIB.

Menurut keterangan saksi-saksi yang dikumpulkan Kodim 0503/JB, awalnya datang pria tak dikenal. Dia mencari seseorang dan menyebut dirinya “marinir”. Pria itu juga mengungkit-ungkit soal “swab test dan karantina lokal”.

Oleh saksi bernama Wartoyo, pria tersebut diantarkan ke pintu karyawan hotel. Di sana pria mengaku marinir itu bertemu dengan saksi Yusuf Agustiana.

Kepada Yusuf, pria tersebut kembali menghardik dan menyebut dirinya perwira marinir. Saksi selanjutnya menghadap pimpinan keamanan hotel, Ruri Andi, untuk memberitahukan keberadaan pria tak dikenal yang membuat gaduh tersebut.

Oleh Ruri, Yusuf diarahkan untuk memanggil anggota TNI yang sedang menjalankan tugas (BKO) di hotel tersebut. Anggota TNI dimaksud yakni Serda Saputra.

Kepada Saputra, pria yang mengaku anggota marinir itu menyebut hendak menemui tamu yang menginap di hotel tersebut atas nama Liksen Simbolon, seorang perempuan.

Pihak hotel segera membuka daftar tamu yang sedang menjalani karantina mandiri. Di situ tidak ditemukan nama dimaksud.

Bukannya pergi, pria mengaku marinir malah murka dan memaksa masuk, bahkan merusak fasilitas hotel. Di luar lobi, dia memuntahkan tembakan ke udara tiga kali.

Pria tersebut ternyata tidak datang sendiri. Sejumlah temannya ikut datang ke hotel. Mengetahui pria itu bersenjata api, Serda Saputra mundur. Beberapa petugas hotel juga berlari menyelamatkan diri.

Pria mengaku marinir itu memecahkan pot-pot bunga di hotel tersebut. Dia juga menembak Serda Saputra mengenai dada dan punggung.

Saputra yang ambruk bersimbah darah dilarikan ke Rumah Sakit Husada untuk mendapatkan pertolongan. Namun dia meninggal dunia.

“Pelaku melarikan diri bersama teman-temannya dengan menggunakan sepeda motor ke arah Jembatan Gantung Taman Sari,” kata Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono, Senin (22/6/2020).

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut