Kronologi Pemotor Halangi Ambulans hingga Berujung Perusakan di Depok
DEPOK, iNews.id - Polisi mengamankan pria berinisial ML, pengendara motor yang diduga menghalangi ambulans yang hendak menjemput pasien hingga berujung perusakan di kawasan Sukmajaya, Depok pada Minggu (10/5/2026) kemarin. Polisi pun menjelaskan duduk perkara kasus tersebut.
Menurut Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 11.18 WIB, di mana awalnya ambulans hendak menjemput pasien.
Namun, di tengah perjalanan tepatnya di Jalan Moch Nail, Sukmajaya, seorang pengendara motor menghalang-halangi ambulans hingga terjadi adu mulut.
“Kemudian pelaku menendang mobil ambulans korban hingga mobil ambulans tersebut mengalami penyok di bagian bumper depan sebelah kiri," kata Made Budi dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).
Viral Pemotor di Makassar Lepas Tangan Sambil Halangi Ambulans, Begini Reaksi Netizen
Saat itu, pihak ambulans membuat laporan ke kantor polisi. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Satreskrim Polres Metro Depok dipimpin Kanit Krimum/Jatanras AKP Erwin Marciano Siahaan dan Kasubnit Opsnal Resmob Ipda Agwit melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi pelaku.
“Sekitar pukul 22.50 WIB, berhasil diamankan pelaku yang sedang bersama saksi sebagai adik iparnya di tempat tinggalnya yaitu di Jalan Jati Raya, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok," ujar dia.
Viral! Pemotor di Makassar Ugal-ugalan, Lepas Tangan Halangi Ambulans
Dia menambahkan, saat ini pelaku, saksi dan barang bukti telah diamankan Polres Metro Depok untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelumnya, dalam rekaman video yang beredar, terlihat pengendara motor dan relawan ambulans terlibat adu mulut. Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, pada Minggu (10/5/2026).
Dalam rekaman video yang viral, pemotor terlihat ngotot dan emosional. "Kalau kau mau jemput jangan di depan situ, harus ada dulu orangnya, kau tahu aturan?" teriak pemotor tersebut.
Pemotor tersebut juga sempat menendang ambulans. Dia juga mengancam perekam video.
"Kau videokan aku, kena kau," katanya lagi.
Editor: Puti Aini Yasmin