Kerusuhan Ciracas, Anies Bakal Evaluasi Perparkiran di Jakarta
JAKARTA, iNews.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memanggil Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran untuk memastikan insiden kerusuhan di Ciracas, Jakarta Timur, tidak terulang lagi. Kerusuhan itu bermula dari adu mulut hingga berujung adu fisik antara juru parkir dan anggota TNI di Toko Arundina, Ciracas, Selasa (11/12) kemarin.
“Ya, nanti saya akan panggil khusus UPT Perparkiran untuk kami bisa menertibkan perparkiran agar tidak muncul problem-problem seperti ini,” kata Anies di Jakarta, Rabu (12/12/2018).
Tak hanya itu, Anies juga meminta setiap masyarakat bersikap dewasa dalam menyelesaikan selisih pendapat ketika berada di ruang publik. Dia mengingatkan, segala sesuatu yang dihadapi dengan lapang dada akan berakhir dengan baik.
“Jadi, pada akhirnya, apa pun yang terjadi di lapangan diperlukan kedewasaan, kematangan, dan ketenangan. Di jalan raya, meskipun kita berjalan di jalan yang benar, selalu ada potensi terjadi serempetan, terjadi tabrakan. Kalau kita merespons tenang, hasilnya pun tenang dan baik,” ujar Anies.
Masalah Sepele, 2 Anggota TNI AL Dikeroyok Tukang Parkir di Ciracas
Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu berjanji akan mengevaluasi segala hal yang berkaitan dengan perparkiran di Jakarta. Dia juga memina masyarakat untuk lebih menenangkan diri agar kejadian di Ciracas tidak meluas.
Sebelumnya, dua anggota TNI AL berseragam lengkap menjadi korban pengeroyokan tukang parkir di depan Toko Arundina, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (11/12/2018). Adu jotos tersebut dipicu persoalan sepele karena motor yang tersenggol.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat anggota TNI AL Kapten Komaruddin bersama anaknya berencana makan di warung sebelah Toko Arundina. Saat hendak parkir, Komaruddin melihat ada yang tidak beres dengan motornya. Lalu, dia sambil jongkok melihat bagian knalpot motor.
Tak begitu lama, salah satu juru parkir di situ menggeser motor Komaruddin hingga membuat kepala sang tentara terbentur setang motor. Kejadian itu membuat Komaruddin menegur tukang parkir tersebut.
“Namun dia (tukang parkir itu) tidak terima hingga terjadi cekcok yang mengundang perhatian teman-teman tukang parkir lainnya, kemudian mengeroyok Kapten Komaruddin,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Tony Surya Putra, di Jakarta, Selasa (11/12/2018).
Editor: Ahmad Islamy Jamil