Karyawan Padel Korban Penyekapan di Jaksel Mengaku Dikeroyok 30 Orang
JAKARTA, iNews.id - Korban penyekapan dan penganiayaan karyawan toko perlengkapan Padel di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan bernama Abdul Latif mengungkapkan kronologi yang dialaminya. Ia mengaku dipukul oleh 30 orang saat peristiwa terjadi.
"Banyak, saya juga nggak ngitung. Sekitar 20 orang, 30 orang. Kaki saya pun sakit juga karena ada yang nendang. Mata saya lebam, bibir saya sobek, gigi saya patah," ujar Abdul Latif pada wartawan di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (27/6/2026).
Menurutnya, saat dibawa ke tempat dia bekerja, tangannya diikat. Setelah itu, dia dimasukkan ke dalam gudang dan dikunci dengan tangan masih terikat.
"Saya disekap, tangan saya diikat. Nah pas hari pertama itu saya dipukuli. Selesai dipukuli saya dimasukin ke gudang, dikunci, dengan tangan terikat, dengan kondisi luka yang nggak diobati juga, dan ditinggal begitu saja. Nah kalau malam dipindahkan ke dalam lift barang, pintunya pun dikunci juga, tangannya diikat juga," tuturnya.
Dia menerangkan, sempat berhasil melarikan diri dari tempat dia disekap dan kembali ke rumahnya. Namun, motor keluarganya ternyata ada yang dibawa oleh orang-orang yang menganiaya dirinya sehingga dia kembali ke tempat dia bekerja itu.