Jelang Mudik Lebaran, Harga Tiket Bus di Terminal Pulogebang dan Kampung Rambutan Belum Naik
JAKARTA, iNews.id - Harga tiket bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Terpadu Pulogebang dan terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur belum terpantau naik hingga Minggu (10/4/2022). Harga tiket diperkirakan naik mendekati puncak arus mudik.
Kepala Terminal Pulogebang, Bernard Pasaribu mengungkapkan kenaikan harga tiket baru diizinkan kepada para perusahaan otobus (PO) saat pemerintah mulai mengumumkan waktu mudik Idul Fitri 1443 H.
"Untuk saat ini belum ada kenaikan harga tiket. Nanti saat pengumuman mudik Lebaran sudah disampaikan oleh pemerintah, baru diperkenankan untuk menaikan tiket," kata Bernard di Jakarta, Minggu (10/4/2022).
Menurut Bernard, secara tradisi kenaikan harga tiket bus biasanya terjadi menjelang momen tahunan seperti mudik Idul Fitri. Akan tetapi, untuk kenaikan harga tiket bus AKAP, pemerintah hanya bisa menetapkan batas tertinggi pada bus kelas ekonomi saja.
KAI Siapkan 9 Gerbong Kereta Tambahan untuk Pemudik
"Sebenarnya yang diatur pemerintah hanya (tarif batas) bus kelas ekonomi. Kenaikan tarif batas bus ditentukan oleh Kementrian Perhubungan karena jarak antarkota antarprovinsi," tutur Bernard.
Sedangkan menurut Kepala Terminal Kampung Rambutan, Yulza Ramadhoni, kenaikan harga tiket belum ditentukan untuk terminalnya. Meskipun begitu, dirinya tidak menampik tarif tiket bus tetap akan menunjukkan kenaikan nantinya.
"Kalau kenaikan sih pasti ada, tapi kita belum tahu kenaikannya batasannya nanti seperti apa. Sampai saat ini kita belum mengetahui," kata Yulza.
Kemudian, Yulza pun menilai kenaikan jumlah penumpang juga mempengaruhi harga tiket. Untuk itu saat ini, dia mengabarkan belum ada kenaikan pembelian tiket di wilayah terminal yang diampunya.
"Kenaikan penumpang itu biasanya untuk yang sangat sangat lonjakan terjadi itu di H-3 dan H-4 untuk angkutan lebaran biasanya," katanya.
Editor: Rizal Bomantama