Irfan Hakim Menangis Ikan Arwana Super Red Milik Sahabatnya Dicuri
BOGOR, iNews.id - Presenter sekaligus penghobi ikan hias, Irfan Hakim meluapkan emosinya dengan menangis saat menghadiri ekspose kasus pencurian ikan arwana milik sahabatnya di Mapolres Bogor, Selasa (27/7/2021). Dengan mengenakan topi, Irfan Hakim menangis saat memberikan keterangan kepada awak media.
Dia tidak menyangka pelaku pencurian orang dekat yang sudah dipercaya sejak lama berinisial UG. Sedangkan pelaku inisial ES sebagai penadah.
"Sakit hati, yang melakukan (pencurian) orang kepercayaan. Kenapa baru diketahui? karena tidak dikunjungi (KE) berbulan-bulan. Dengan tersangka saya kenal, suka ngobrol suka interaksi bagaimana perawatan ikan," ucap Irfan, sambil terisak, Selasa (27/7).
Tetesan air mata Irfan Hakim memuncak ketika dia menceritakan sosok sahabatnya KE sesama pecinta ikan arwana. Sosok KE ini, sambung Irfan, sudah membudidayakan arwana sejak 1970 yang mana saat itu ikan arwana masih banyak dikonsumsi orang.
Kerugian di Bawah Rp50 Juta, Dugaan Korupsi Ikan Arwana Batal Ditangani Polisi
"Sayang sekali salah satu orang kepercayaannya justru menghianati beliau (KE). Saya agak emosi karena saya tahu apa yang dilakukan sahabat saya KE. Beliau betapa cinta dengan arwana," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Irfan pun mengucapkan terima kasih kepada polisi yang telah menangkap pelaku pencurian ikan arwana milik sahabatnya itu. Bukan hanya kerugian materi, tetapi pelaku telah merusak apa yang sudah dibangun oleh korban.
"Saya adalah satu sahabat dari KE, beliau adalah pecinta hewan, beliau pelestaru arawa salah satu kekayaan dan kebanggaan Indonesia. 30 tahun lebih
didampingi orang-orang kepercayaan, sayangnya salah satu mengkhianati beliau. Mudah-mudahan ini membuat efek jera, dan saya berterima kasih kepada Polres Bogor telah menangkap pelaku ini," tutur dia.
Sebelumnya, polisi menangkap pelaku pencurian ikan arwana super dari tempat budidaya milik KE di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Total kerugian kurang lebih sekitar Rp24 miliar.
Pelaku berinsial UG tak lain karyawan dari tempat budidaya tersebut. Diketahui, pelaku mencuri ikan sejak akhir tahun 2019 silam. Saat ini, polisi masih mencari 2 pelaku lain WH dan UY yang masih buron.
Editor: Faieq Hidayat