Hari Buruh, Polantas Tetap Tilang Pendemo Berkendara Tak Pakai Helm
JAKARTA,iNews.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menerjunkan 900 personel untuk mengamankan arus lalu lintas yang dilalui massa unjuk rasa Hari Buruh Internasional di Jakarta, Selasa (1/5/2018). Pengalihan arus bagi massa pengendara kendaraan dilakukan untuk mengurai kepadatan lalu lintas.
“Kita sudah siapkan kurang lebih 900 personel satuan lalu lintas untuk mengawal pendemo dari Tangerang dan Bekasi ke Jakarta. Untuk pengalihan arus dari Tangerang kita tidak arahkan ke Semanggi melainkan ke arah sebaliknya,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf, Selasa (5/1/2018).
Menurut dia, sebanyak 900 personel polantas itu menjaga sekitar 400 titik yang menjadi ranah ditlantas mengamankan buruh. Yusuf mengimbau kepada pendemo agar tetap menggunakan helm sebagai keselamatan dalam berkendara. Dia menegaskan, petugas tetap memberikan sanksi tilang bagi massa pengendara motor yang melanggar lalu lintas. “Kami tetap memberikan sanksi tilang apabila tidak menjalankan tugasnya sebagai pengendara yang baik,” ujar dia.
Dari pantauan iNews.id, sekitar pukul 09.00 WIB. Ribuan buruh mulai memadati kawasan patung kuda. Massa berkumpul sambil membentangkan spanduk berisi tuntutan, antara lain pengesahan Revisi UU ASN 2018, Indonesia menjadi negara industri berbasis riset nasional, perbaikan layanan jaminan kesehatan, pencabutan PP No 78 tahun 2015, dan revisi KHL dari 60 menjadi 84 item.
Massa yang berkumpul merupakan gabungan dari Konfederasi Rakyat Pekerja Indonesia, Federasi Serikat Buruh Indonesia, Komite Nusantara Aparatur Sipil Negara, Federasi Pekerja Pos dan Logistik Indonesia, Forum Honorer Kategori 2 Indonesia, Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia dan Federasi Pekerja Pelabuhan Indonesia.
Sampai saat ini, rombongan buruh dari berbagai elemen masih terus berdatangan. Arus lalu lintas sepanjang jalan Medan Merdeka Barat telah ditutup bagi pengguna kendaraan pribadi.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto