Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono Beri Diskon Pajak 50% untuk Dongkrak Produksi Film di Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Dukuh Atas akan Disulap jadi Kawasan Modern, Terintegrasi 6 Moda Transportasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:17:00 WIB
Dukuh Atas akan Disulap jadi Kawasan Modern, Terintegrasi 6 Moda Transportasi
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan kawasan Dukuh Atas akan disulap dan terintegrasi dengan 6 moda transportasi.(foto: Danandaya Arya)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyulap kawasan Dukuh Atas menjadi kawasan modern yang terintegrasi dengan enam moda transportasi utama. Pengembangan ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarmoda.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menjelaskan pembangunan tersebut bertujuan memperkuat integrasi enam moda transportasi, yakni MRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Transjakarta, dan LRT Jakarta. 

"Jakarta saat ini telah menjadi kota kedua dengan sistem transportasi publik terbaik di Asia Tenggara. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan dan konektivitas antarmoda agar semakin banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi publik," ujar Pramono, Minggu (21/6/2026).

Pramono menyebut Pedestrian Deck Dukuh Atas tidak hanya berfungsi sebagai jalur penghubung, tetapi juga diharapkan menjadi wajah baru kawasan Sudirman–Dukuh Atas. Kawasan tersebut dirancang lebih modern, ramah pejalan kaki, terintegrasi, serta aman dan nyaman bagi seluruh pengguna, termasuk penyandang disabilitas.

"Kehadirannya akan meningkatkan konektivitas, keselamatan, dan kenyamanan pejalan kaki, sekaligus memperkuat integrasi antarmoda transportasi publik. Pembangunan ini ditargetkan selesai pada akhir 2028," katanya.

Selain meningkatkan kualitas layanan transportasi, proyek ini dinilai berpotensi menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya tarik kawasan bagi pelaku usaha maupun investor.

Pemprov DKI juga membuka peluang penerapan skema creative financing melalui kolaborasi dengan sektor perbankan, BUMD, dan berbagai pemangku kepentingan, sehingga pembangunan infrastruktur tidak hanya bergantung pada APBD.

"Saya berharap pembangunan ini dapat berjalan tepat waktu dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, aksesibilitas, dan kenyamanan pengguna," pungkasnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut