Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Buka Peluang Restorative Justice Kasus Guru SD Swasta di Pamulang
Advertisement . Scroll to see content

Duel Maut Satpam Pabrik di Tangsel Diduga gegara Cekcok, 1 Dilaporkan Tewas

Jumat, 30 Agustus 2024 - 14:31:00 WIB
Duel Maut Satpam Pabrik di Tangsel Diduga gegara Cekcok, 1 Dilaporkan Tewas
Dua satpam pabrik terlibat duel maut di Pamulang, Tangsel. Salah satunya dilaporkan tewas usai dilarikan ke RS. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

TANGERANG SELATAN, iNews.id - Dua satpam pabrik berinisial A dan S terlibat duel maut di Jalan Kemiri, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (30/08/24). Salah satunya dilaporkan tewas usai dilarikan ke rumah sakit (RS).

Duel keduanya sempat terekam kamera dan diunggah ke media sosial. Salah satunya terlihat membawa senjata tajam.

"Sesama satpam, memang satu pabrik. Saya karyawan dan mereka Satpam," ujar DS, karyawan pabrik yang mengenal kedua satpam.

Menurut DS, keributan itu diduga dipicu cekcok yang sempat terjadi di pabrik. Namun, dia mengaku tak mengetahui secara pasti penyebab cekcok itu terjadi.

"Biasa masalah kerjaan, kemarin sempat cekcok. Masalah jelasnya kurang paham saya, setahu saya kemarin sempat cekcok," jelasnya.

Menurut dia, A diduga sudah menunggu S pulang selepas menjalani shift malam di pabrik. S pun dicegat dan ditusuk A hingga terkapar bersimbah darah.

"Jam 7 pagi itu korban saya lihat masih di pabrik, lagi siap-siap buat pulang," ungkap DS.

Dia mengatakan keributan itu sempat menyedot perhatian pengguna jalan. A yang berusaha kabur langsung dikejar warga dan berhasil diamankan. 

Sementara, kata DS, S dilaporkan meninggal dunia di RS. "Kabar korban meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit, saya dapat kabar dari pihak pabrik, dari kantor," ucapnya.

Polsek Pamulang belum bisa memberikan keterangan atas insiden ini, sebab penyelidikan masih berlangsung. 

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut