Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Besar Magnitudo 5,8 Guncang Bitung Sulut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Pasang Alat Penyemai Uap Air di Sejumlah Gedung Jakarta, Cegah Polusi Udara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:01:00 WIB
BMKG Pasang Alat Penyemai Uap Air di Sejumlah Gedung Jakarta, Cegah Polusi Udara
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani (foto: Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengantisipasi menurunnya kualitas udara saat musim kemarau di Jakarta. Salah satunya dengan memasang alat penyemai uap air di sejumlah gedung tinggi di Jakarta.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, teknologi itu disiapkan sebagai langkah intervensi ketika Jakarta mengalami periode panjang tanpa hujan yang berpotensi menurunkan kualitas udara.

“Di gedung-gedung tinggi di Jakarta ini BMKG bekerja sama juga dengan BPBD DKI Jakarta dengan banyak pihak, kita memasang semacam ground-based generator. Jadi ketika Jakarta dua minggu, tiga minggu tidak ada hujan sama sekali itu kan kualitas udaranya akan menurun,” kata Teuku di Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (23/5/2026).

Teuku menjelaskan, alat tersebut digunakan untuk melepaskan bahan semai berupa uap air maupun flare khusus saat terdapat potensi awan. Tujuannya, agar hujan dapat turun guna membantu memperbaiki kualitas udara Jakarta.

“Jadi kita akan melepaskan bahan semai apakah itu uap air ataukah flare khusus untuk apabila ada awan dia dapat menghujankan sehingga Jakarta dalam kondisi kualitas udara yang lebih baik,” ujarnya.

Meski demikian, Teuku belum memerinci jumlah maupun lokasi gedung yang telah dipasangi perangkat tersebut. Dia mengatakan, detail terkait pemasangan generator akan disampaikan kemudian.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi BMKG menghadapi musim kemarau yang diperkirakan lebih kering di sejumlah wilayah Indonesia. 

BMKG juga memperkuat operasi modifikasi cuaca di berbagai daerah untuk mengantisipasi dampak El Nino, mulai dari menjaga tampungan air hingga pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut