Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Timnas Indonesia U-24 Bisa Tiru UEA, Sekali Menang di Fase Grup tapi Dapat Perunggu Asian Games 2018
Advertisement . Scroll to see content

Belasan Mobil Pompa Dikerahkan untuk Kurangi Bau Menyengat Kali Item

Jumat, 27 Juli 2018 - 02:56:00 WIB
Belasan Mobil Pompa Dikerahkan untuk Kurangi Bau Menyengat Kali Item
Mobil pompa dikerahkan untuk mengurangi bau menyengat di Kali Item dan Kali Sentiong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (26/7/2018). (Foto-foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Berbagai upaya dilakukan untuk mengurangi bau menyengat dari Kali Item dan Kali Sentiong. Upaya ini demi mendukung kenyamanan para peserta Asian Games 2018 yang menghuni Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Setelah Pemprov DKI Jakarta memasang jaring penutup, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane mengerahkan mobil pompa untuk mengurangi bau tersebut.

Kementerian PUPR menyatakan, kualitas air pada Kali Sentiong dan Kali Item turut mempengaruhi kenyamanan atlet dan ofisial dari berbagai negara yang menghuni Wisma Atlet Kemayoran selama Asian Games berlangsung.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan penggelontoran Kali Sentiong dengan cara membuka pintu air Gang Kelor (PA Sentiong). Air berasal dari Bendung Katulampa di Bogor yang dialirkan hingga ke Kali Sentiong melalui Kali Baru Timur.

”Selain itu secara paralel juga dilakukan upaya mengalihkan aliran air Kali Item ke Kali Sunter dengan cara dipompa. Ini akan mengurangi debit air kotor yang masuk ke kali Sentiong,” bunyi siaran pers Kementerian PUPR yang diterima iNews.id, Kamis (26/7/2018).

Uji coba skema ini telah dilakukan selama seminggu, mulai 5-11 April 2018 dan berdasarkan observasi telah memberikan hasil yang cukup baik dalam mengurangi bau kali.


Upaya rekayasa aliran dengan skema serupa kembali dilakukan pada Rabu dan Kamis (25-26/7/2018) dengan menggunakan 5 mobil pompa berkapasitas masing-masing 160 liter per detik dari BBWS Ciliwung-Cisadane dan 6 mobil pompa berkapasitas 250 liter per detik dari Dinas PU DKI.

Total debit penggelontoran yang dialirkan menggunakan keseluruhan pompa saat ini mencapai 1.540 liter per detik. Diharapkan upaya ini pun memberikan dampak yang berarti dalam pengurangan bau di Kali Sentiong dan Kali Item.

BBWS Ciliwung Cisadane menegaskan mereka siap untuk memberikan dukungan bagi Dinas PU Pemprov DKI dalam upaya mengurangi bau di dua kali tersebut, termasuk dengan upaya lain yang dinilai potensial dalam mengurangi bau tidak sedap akibat pencemaran domestik yang berat dan kondisi anaerob pada badan Kali.

Dalam pengelolaan sistem tata air di DKI Jakarta, pemeliharaan dan penanganan Kali Sentiong dan Kali Item berada di bawah kewenangan dan tanggung jawab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sesuai Kesepakatan Bersama tahun 1994 antara Ditjen Pengairan Departemen Pekerjaan Umum dengan Pemerintah DKI Jakarta.

Pemprov DKI sebelumnya telah menganggarkan Rp580.833.000 untuk pembelian jaring penutup Kali Item. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, dana tersebut bersumber dari APBD 2018 yang dikelola oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA).

“Anggaran Rp580 juta itu sepadan jika dibandingkan dengan kebutuhan menjelang Asian Games. Pemprov DKI berupaya meredam aroma tak sedap di Sungai Sentiong atau Kali Item agar atlet yang tinggal di Wisma Atlet Kemayoran tidak terganggu," kata Sandi.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut