Area Pulomas Steril Hewan Kurban, DKI Gratiskan Pemotongan Dharma Jaya
JAKARTA, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melarang penjual hewan kurban dan pemotongan beroperasi di sekitar pacuan kuda Pulomas, Jakarta Timur. Pemprov ingin venue olahraga kuda yang digunakan untuk Asian Games itu steril dari hewan kurban sepanjang radius satu kilometer (km).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan Darjamuni mengatakan, Pemprov DKI menyiapkan solusi pemotongan dan pemeliharaan hewan kurban dipindahkan ke Rumah Pemotongan Hewan (RTH) milik PD Dharma Jaya. Nantinya, proses pemotongan hewan kurban tidak dikenakan biaya atau gratis.
“Biaya pemotongan, kita akan hilangkan itu khusus untuk hewan kurban, tetapi untuk komersial tetap dikenakan biaya karena itu ada peraturan daerah (perda),” kata Darjamuni di Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (11/7/2018).

Dia menuturkan, bagi masyarakat maupun masjid yang akan memotong kurban dapat menitipkan ke RTH Dharma Jaya seperti di Jalan Raya Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur. RTH tersebut dapat menampung lebih dari seribu hewan kurban.
“Mobilitas kita gak bisa bayar. Jadi warga harus antar sendiri, titipkan di kami nanti kita yang potong, bebas biaya. Tetapi kalau butuh sewa biaya mobil mohon maaf kami tidak menyediakan,” ujar dia.
Pemprov DKI telah menyisir tempat penampungan hewan kurban di sekitar venue equestrian Pulo Mas, Jakarta Timur. Sedikitnya ada 17 lokasi penampungan dan 40 tempat pemotongan ditemukan. PD Dharma Jaya juga telah memetakan masjid radius satu kilometer di sekitar lokasi pacuan kuda. Tercatat ada 45 masjid di dua kecamatan terdampak, yakni Pulogadung dan Kelapa Gading.
“Intinya steril hewan-hewan kaki empat sebenarnya. Karena ini bertepatan dengan hari raya Idul Adha, jadi kita artikan hewan kurban,” ucapnya.
Lapangan pacu kuda Pulomas telah memegang sertifikat layak menjadi venue perhelatan Asian Games. Sertifikat didapatkan dengan memastikan sekitar venue bersih, steril, dan sehat untuk kuda-kuda yang akan dilombakan.
Sertifikat bebas penyakit atau equine disease free zone (EDFZ) dari Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) adalah syarat mutlak menggelar Asian Games bagi penyelenggara perlombaan berkuda. Pemprov DKI terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pengurus masjid yang terdampak dengan aturan tersebut.
“Jangan sampai semua perlombaan kita sudah siapkan, tetapi ada satu kesalahaan bisa cacat semua. Ini demi negara. Hari ini (11/7/2018) kita sosialisasi kepada pengurus masjid di Pulogadung, besok ke Kelapa Gading,” tuturnya.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto