JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang menyiapkan hotel komersil untuk isolasi mandiriwarga mampu yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Selain untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di klaster keluarga, isolasi mandiri di hotel komersil juga dinilai mampu menggerakan ekonomi.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, saat ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mempersiapkan hotel komersil tempat isolasi mandiri warga mampu yang terpapar Covid-19.
Prancis Tegaskan Tidak Tepat bagi NATO untuk Berperan dalam Misi Hormuz
"Jadi warga mampu yang terpapar positif tetapi tidak memiliki gejala diperbolehkan menggunakan hotel berbayar," katanya di Jakarta, Jumat (25/9/2020).
Widyastuti memaparkan, hotel komersil yang dipersiapkan untuk warga mampu berbeda dengan hotel bintang dua dan tiga yang disiapkan pemerintah pusat. Menurutnya, warga mampu yang positif dan ingin isolasi di hotel komersil akan dikenakan bayaran.
Satgas: 106 Hotel di 7 Provinsi Siap Jadi Lokasi Isolasi Mandiri
Dengan isolasi di hotel, kata Widyastuti, dapat menekan angka penyebaran Covid-19 di lingkungan keluarga. Selain itu, penunjukan hotel berbayar dapat menggerakkan perekonomian Ibu Kota, khususnya di bidang jasa perhotelan.
"Meskipun memiliki rumah memadai tapi merasa khawatir akan menularkan virus kepada anggota keluarganya bisa mengisolasi di hotel yang tengah disiapkan. Petugas hotel akan diberikan pelatihan dahulu untuk menangani pasien positif Covid-19 di Jakarta," ujarnya.
Keluar dari RS Persahabatan, Wali Kota Jakbar Jalani Isolasi Mandiri
Editor: Djibril Muhammad