Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jusuf Kalla: Kalau Banjir Jangan Marahi Gubernur Jakarta, Marahi Diri Sendiri
Advertisement . Scroll to see content

Anies Sebut 211 Sekolah Terdampak Banjir Jakarta Sudah Dapat Digunakan Senin

Senin, 06 Januari 2020 - 00:48:00 WIB
Anies Sebut 211 Sekolah Terdampak Banjir Jakarta Sudah Dapat Digunakan Senin
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi korban bencana banjir di Rusun Rawa Buaya, Jakarta Barat, Jumat (3/1/2020). (Foto: iNews.id/ Wildan Catra Mulia).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mencatat 2.800 sekolah terdampak banjir Jakarta. Dari ribuan sekolah tersebut, 208 di antaranya sudah surut dan sedang dalam pembersihan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, 211 sekolah sudah dapat kembali digunakan pada Senin (6/1/2020). "Yang sudah surut airnya dan proses pembersihan itu 208 per tadi malam, saya yakin hari ini, saya yakin sudah semuanya tuntas. Insyaallah 211 sekolah itu sudah semuanya bebas," katanya di Kelurahan Makasar, Makasar, Jakarta Timur, Minggu (5/1/2020).

BACA JUGA:

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Begini Respons Anies

Anies Jamin Kebutuhan Pengungsi Banjir Jakarta Selama di Pengungsian

Kerja Bakti, Begini Ekspresi Anies saat Masukkan Sampah dan Lumpur Sisa Banjir ke Dalam Karung

Anies mengaku, sekolah-sekolah tersebut belum sepenuhnya optimal beroperasi karena Senin kemungkinan masih akan dilakukan pembersihan. "Tentu belum optimal, pasti akan ada pengaturan, karena kelas-kelas yang masih proses pembersihan pasti ada, jadi ruang belajarnya pasti diatur di tiap sekolah oleh kepala sekolah untuk mengatur sesuai dengan kemampuannya," ujarnya.

Tidak hanya sekolah, Anies mengatakan, 22.500 siswa juga ikut menjadi korban banjir. Dia memastikan, Pemprov DKI Jakarta akan memberikan bantuan berupa seragam dan alat tulis untuk sekolah kepada puluhan ribu siswa tersebut.

"Semua siswa yang rumahnya, keluarganya terdampak banjir dan memerlukan pasokan, kita siapkan dari mulai pakaian alat tulis anak-anak sehingga mereka bisa berkegiatan kembali, terutama Senin sudah mulai sekolah," tuturnya.

Diketahui, akibat hujan deras sejak 31 Desember 2019 malam hingga 1 Januari 2020 pagi, banjir terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), hingga membuat ribuan orang mengungsi. Pemprov DKI Jakarta menurunkan 120.000 petugas untuk menanggulangi banjir tersebut.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pada Minggu pukul 12.00 WIB, masih ada 18 RW yang terendam banjir. Rinciannya Jakarta Utara (6 RW), Jakarta Barat (11 RW) dan Jakarta Timur (1 RW). Sedangkan jumlah pengungsi masih tersisa 4.401 jiwa di 21 lokasi pengungsian.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut