Anies Minta PT MRT Pantau Kesehatan Korban Hingga Sehat
JAKARTA, iNews.id – Musibah robohnya pagar beton pembatas mass rapid transit (MRT) Jumat 3 November mendapat sorotan Gubernur DKI Anies Baswedan. Anies meminta PT MRT Jakarta selaku pengelola proyek bertanggungjawab seluruh kerugian korban.
“Kesehatan dan penghidupannya merupakan tanggung jawab PT MRT,” ujar Anies di balaikota, Sabtu (4/11/2017).
Anies meminta PT MRT membiayai seluruh biaya pengobatan korban dan memberi santunan biaya hidup selagi korban masih sakit. Anies juga meminta PT MRT bertanggungjawab atas kerusakan motor milik korban.
“Saya sudah telepon PT MRT, saya sudah pesan, bukan hanya kesehatan tetapi penghidupan juga,” lanjutnya.
Anies pun meminta PT MRT mengevaluasi kejadian. Dia meminta pihak pengelola proyek pembangunan MRT untuk melaporkan hasil investigasi kejadian tersebut.
“Memang harus hati-hati, PT MRT harus mereview agar kejadian yang sama tidak terulang,” pungkasnya.
Sementara itu, setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, korban tertimpa beton pembatas MRT, Syamsuddin (41) sudah diperkenankan untuk pulang ke rumah pada Sabtu siang (4/11/2017). Warga Jalan Lebak Bulus II Cilandak, Jakarta Selatan ini hanya mengalami ringan di bagian kaki, tangan, dan punggung.
“Mungkin nanti kalau berangkat kerja, gak lewat sana (Jalan Panglima Polim) dulu,” ujar Syamsyudin yang kesehariannya bekerja di kawasan Sawah Besar ini.
Editor: Zen Teguh