Anies: Kita Akan Kembali ke Normal jika Tren Kasus Corona di Jakarta Terus Turun
JAKARTA, iNews.id - Tren perkembangan kasus positif virus corona (Covid-19) di DKI Jakarta dinilai menurun. Kondisi tersebut dipengaruhi kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, akan terus memantau dampak kebijakan PSBB tahap II yang berlaku hingga 22 Mei 2020.
"Apa yang kita lihat sekarang ini menunjukkan penurunan angka positif dan penurunan tingkat kematian. Angka yang kita lihat saat ini mencerminkan kebijakan kita 2 minggu sebelumnya," ujar Anies melalui video konferensi dengan 129 perusahaan multinasional dan asosiasi bisnis, Selasa (28/4/2020).
Dia menuturkan, kebijakan PSBB akan dipertimbangkan kembali jika tren kasus virus corona terus menurun. Perkembangan tersebut, kata dia sangat menentukan dalam memulihkan kondisi Jakarta seperti sebelumnya.
"Ketika nanti pasien dalam pengawasan (PDP) terus menurun, tingkat kematian (di Jakarta per harinya) juga turun, kita akan kembali ke normal. Kita berharap hal ini segera terjadi," ucapnya.
Sementara itu upaya pencegahan penyebaran virus corona terus digencarkan oleh sejumlah kalangan di sejumlah provinsi dalam bentuk kampanye tentang protokol kesehatan kepada masyarakat. Kampanye protokol kesehatan tersebut dinilai sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana caranya agar terhindar dari penularan virus corona.
Pendiri organisasi Pustaka Bergerak, Nirwan Ahmada Arsuka menuturkan dalam melaksanakan kampanye protokol kesehatan dia mendapatkan bantuan alat pelindung diri melalui program 10 Rumah Aman. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu kegiatan sosial yang dilakukan di tengah masyarakat.
"Dengan bantuan alat pelindung diri ini kami semakin leluasa bergerak," kata Nirwan.
Editor: Kurnia Illahi