Alasan Sandi Meminta Lapangan Pacu Kuda Pulo Mas Steril Hewan Kurban
JAKARTA,iNews.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta area Pacu Kuda di Pulo Mas steril hewan kurban. Lapangan tersebut akan digunakan sebagai salah satu arena berkuda perhelatan Asian Games 2018.
“Khusus untuk Idul Adha, kita pastikan bahwa daerah di dalam jangkauan sekitar Equestrian Park di Pulo Mas itu steril, termasuk untuk hewan-hewan kurban,” kata Sandi di Balai Kota Jakarta, Jumat (6/4/2018).
Kebijakan itu dikeluarkan saat perhelatan Asian Games 18 Agustus sampai 2 September 2018. Dimana pada tanggal 21 Agustus bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha.
Menurut Sandi, saat ini panitia Asian Games sudah memegang sertifikat bahwa Lapangan Pacu Kuda Pulo Mas layak dijadikan venue perhelatan olahraga terbesar se-Asia tersebut. Sertifikat itu bisa didapatkan dengan memastikan sekitar venue bersih, steril, dan sehat untuk kuda-kuda yang akan dilombakan.
Sertifikat bebas penyakit atau equine disease free zone (EDFZ) dari Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) adalah syarat mutlak menggelar Asian Games bagi penyelenggara perlombaan berkuda.
“Alhamdulillah sertifikasi dari EDFZ sudah kami terima untuk Equestrian Park Pulo Mas. Kita sekarang memastikan agar sertifikasi tersebut berlanjut sampai Oktober. Karena sertifikat itu waktunya enam bulan.” ujar Sandi.
Dia meminta Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual DKI Hendra Hidayat untuk berkoordinasi dengan tempat ibadah, ulama, dan tokoh-tokoh masyarakat di Pulo Mas untuk memastikan venue Asian Games itu steril hewan kurban. Sandi juga meminta jajarannya berkoodinasi dengan MUI terkait kebijakan itu.
“Bagaimana kita sedang mengatur agar hewan-hewan kurban itu bisa diarahkan ke luar daerah yang harusnya sterilisasi, equestrian park,” kata Sandi.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto