Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jusuf Kalla: Kalau Banjir Jangan Marahi Gubernur Jakarta, Marahi Diri Sendiri
Advertisement . Scroll to see content

204 Gardu Distribusi PLN di Bekasi Masih Terendam Banjir, Aliran Listrik Diputus Sementara

Kamis, 17 Februari 2022 - 16:32:00 WIB
204 Gardu Distribusi PLN di Bekasi Masih Terendam Banjir, Aliran Listrik Diputus Sementara
Sebanyak 204 gardu distribusi yang tersebar di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi masih terendam banjir hingga Kamis (17/2/2022) siang. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id - PLN mengonfirmasi 204 gardu distribusi yang tersebar di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi masih terendam banjir hingga Kamis (17/2/2022) siang. Terendamnya gardu distribusi diikuti dengan pemutusan aliran listrik sementara di sejumlah wilayah.

Manajer PLN UP3 Bekasi, Rahmi Handayani mengatakan dari 204 gardu distribusi itu terdapat 35.298 warga yang terdampak. Hal itu dilakukan demi keamanan dan keamanan listrik harus dipadamkan.

"Sekitar 35.298 pelanggan masih belum dioperasikan listriknya demi keamanan. Tapi jangan khawatir, petugas kami bergerak cepat untuk memantau dan mengamankan untuk kemudian kembali memulihkan pasokan listrik tersebut," kata Rahmi dalam keterangannya di Bekasi, Kamis (17/2/2022).

Rahmi memastikan PT PLN (Persero) unit pelaksana pelayanan pelanggan Bekasi, Jawa Barat langsung menerjunkan puluhan personel untuk memulihkan jaringan listrik. Dipastikan Rahmi, personel yang dikerahkan juga sudah berada di lapangan.

Dia merinci ratusan gardu yang terendam itu tersebar di empat unit layanan pelanggan antara lain Bantargebang, Prima Bekasi, Bekasi Kota, dan Babelan. Menurutnya petugas akan terus bersiaga memantau kondisi wilayah terdampak.

"PLN akan melakukan pemulihan listrik di lokasi terdampak banjir apabila semua jaringan listrik baik di sisi warga maupun PLN sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik, serta kedua belah pihak yaitu PLN dan tokoh masyarakat menandatangani berita acara penyalaan listrik," ujarnya.

Lebih lanjut, Rahmi mengatakan pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) setempat. Hal ini untuk mengambil langkah-langkah tepat jika timbul bencana banjir yang berdampak.

PLN mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan di musim hujan dan banjir. Apabila air mulai masuk ke rumah, warga diminta secara mandiri mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter.

"Selanjutnya warga bisa menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123," ucapnya.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut