YouTuber MrBeast Ingin Jadi CEO X, Netizen 'Geruduk' Elon Musk
WASHINGTON, iNews.id - YouTuber ternama MrBeast menghebohkan jagat maya setelah menyatakan minatnya untuk mengisi posisi Chief Executive Officer (CEO) X, platform media sosial milik Elon Musk. Ungkapan tersebut langsung disambut hangat oleh para penggemarnya yang beramai-ramai mendesak Musk agar mempertimbangkan tawaran itu.
MrBeast, yang memiliki lebih dari 412 juta subscriber di YouTube, secara terbuka menyatakan niatnya lewat unggahan di platform X. "Saya akan mengisi jabatan itu," tulisnya, merespons kabar pengunduran diri CEO X, Linda Yaccarino, pada Rabu (9/7/2025).
Unggahan tersebut sontak viral. Ribuan netizen me-repost pernyataan MrBeast sambil menandai Elon Musk. Gelombang dukungan pun bermunculan, sebagian menyebut MrBeast sebagai sosok yang kreatif dan berpengaruh, serta dinilai mampu membawa perubahan positif bagi X yang tengah menghadapi masa-masa sulit.
Ini bukan kali pertama nama MrBeast dikaitkan dengan jabatan CEO X. Pada 2022, ia pernah bertanya langsung di platform tersebut apakah bisa menjadi CEO Twitter (sebelum berganti nama menjadi X). Kala itu, Musk menanggapi dengan singkat namun terbuka: “Itu bukan hal yang mustahil.”
Nah, YouTuber MrBeast Ingin Jadi CEO X yang Baru Gantikan Linda Yaccarino
Kursi CEO X resmi kosong setelah Linda Yaccarino menyatakan mundur dari jabatannya. Dalam postingannya di X, Yaccarino tidak menjelaskan secara gamblang alasan kepergiannya, namun menyebut bahwa X kini memasuki babak baru bersama xAI, perusahaan kecerdasan buatan milik Musk yang mengembangkan chatbot Grok.
"Yang terbaik belum datang saat X memasuki babak baru dengan perusahaan kecerdasan buatan Musk, xAI," tulis Yaccarino. Musk pun membalas dengan singkat, “Terima kasih atas kontribusi Anda.”
CEO X Linda Yaccarino Mundur, Cekcok dengan Elon Musk?
Namun, kepergian Yaccarino tak lepas dari kontroversi. Menurut analis teknologi dari DA Davidson, Gil Luria, pengunduran diri itu kemungkinan disebabkan oleh ketidaksesuaian visi antara Yaccarino dan Musk.
"Kepergian mendadak Linda Yaccarino mungkin disebabkan ketidaksesuaian antara pendekatannya dan gaya Elon Musk," ujar Luria, dikutip dari Reuters, Kamis (10/7/2025).
Salah satu titik kritis yang disebut Luria adalah kontroversi chatbot AI Grok, yang sempat memicu kehebohan lantaran memberikan jawaban antisemit, memuji Adolf Hitler, hingga menghina tokoh dunia seperti Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Pada Maret lalu, xAI resmi mengakuisisi X dalam kesepakatan saham senilai 33 miliar dolar AS. Sejak itu, integrasi antara X dan teknologi AI semakin dalam. Namun, platform ini juga menghadapi tantangan besar, termasuk utang perusahaan dan sejumlah kontroversi yang dipicu langsung oleh pernyataan Musk.
Kini, dengan posisi CEO yang kosong dan banyaknya sorotan terhadap arah perusahaan, netizen mendorong nama-nama alternatif, salah satunya MrBeast. Apakah Musk akan benar-benar mempertimbangkan tawaran sang YouTuber, atau ini hanya sekadar momen viral belaka, masih menjadi tanda tanya besar.
Editor: Anton Suhartono