Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesawat Maskapai Kolombia Jatuh Dekat Perbatasan Venezuela, Tewaskan Anggota DPR
Advertisement . Scroll to see content

Wali Kota Dikecam karena Tandai Rumah Warga Positif Covid dengan Simbol Merah

Kamis, 08 April 2021 - 11:03:00 WIB
Wali Kota Dikecam karena Tandai Rumah Warga Positif Covid dengan Simbol Merah
Wali kota di Venezuela dikecam karena tandai rumah warga positif Covid-19 dengan lingkaran merah (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

KARAKAS, iNews.id - Seorang wali kota di Venezuela memasang simbol peringatan berwarna merah di setiap rumah warganya yang positif Covid-19. Tujuannya agar penduduk sekitar waspada sehingga tidak tertular virus corona.

Tanda dimaksud berupa lingkaran merah di kertas putih yang ditempel di tembok atau pagar. 

Wali Kota Sucr, Negara Bagian Yaracuy, Luis Duque, juga mengancam akan memangkas bantuan sosial bagi warga yang melanggar aturan karantina wilayah.

"Kami berupaya melindungi warga. Tanda ini menunjukkan ada kasus Covid sehingga masyarakat bisa waspada," ujar Duque, di akun Instagram, seperti dilaporkan kembali Reuters, Kamis (8/4/2021).

Bantuan yang akan dipotong termasuk makanan dan gas untuk memasak. Langkah-langkah serupa lainnya, kata dia, diperlukan saat negara berjuang menangani gelombang kedua pandemi Covid-19. 

Namun, kebijakan Duque itu menuai kecaman dari banyak kalangan. Kubu oposisi Venezuela menuding Duque diskriminatif dengan menandai rumah penderita Covid. 

Sementara itu Jaksa Agung Tarek Saab membuka penyelidikan atas kebijakan kontroversial tersebut.

Dalam cuitannya, Rabu (7/4/2021), Saab menyebut tindakan Duque sangat diskriminatif dan sepihak. Kejaksaan dan ombudsman Negara Bagian Yaracuy pun memerintahkan petugas mencopot simbol peringatan merah tersebut.

Duque belum menanggapi pencabutan simbol tersebut, namun menegaskan jika ada yang menganggap kebijakannya tidak sesuai aturan bisa menggugat di pengadilan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut