Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Lengkap Pelecehan Seksual yang Viral di X, Pemilik Brand Lokal Inisial M Terseret!
Advertisement . Scroll to see content

Viral, Pria Ini Dihujat Warga karena Bikin Banyak Polisi Tidur di Jalanan Rumah

Jumat, 15 Januari 2021 - 11:42:00 WIB
Viral, Pria Ini Dihujat Warga karena Bikin Banyak Polisi Tidur di Jalanan Rumah
Nor Muhammad Roslam membongkar polisi tidur dan gundukan di jalanan dekat rumahnya setelah diprotes warga dan netizen (Foto: Bernama)
Advertisement . Scroll to see content

KUALA LUMPUR, iNews.id - Seorang pria di Malaysia dihujat warga karena membuat banyak polisi tidur di jalanan samping rumahnya. Hal tersebut dilakukan pria bernama Nor Muhammad Roslam itu lantaran terganggu oleh suara kendaraan yang melintas.

Polisi tidur yang berada di jalan Kampung Padang Luas, Kota Jerteh, Besut, Terengganu, itu dibuat secara ilegal dengan ukuran tak standar, bahkan terkesan seperti gundukan. Akibatnya tak semua mobil bisa melintas, sehingga membuat kesal pengguna jalan.

Warga sekitar pun protes kepada Nor lalu melaporkannya ke polisi. Kasus ini menjadi viral setelah seorang tetangga mengunggah foto ‘polisi tidur baru’ di akun media sosial.

Tak tahan dengan tekanan warga serta netizen, Nor pada Senin lalu meminta maaf dan membongkar polisi tidur tersebut. Ada 11 polisi tidur yang dibuat cukup tinggi, memanjang di jalanan dekat rumahnya.

Pria 40 tahun itu mengaku bersalah membuat semua polisi tidur dalam jarak kurang dari 40 meter. Akibatnya, warga sekitar kesulitan membawa kendaraan sampai ke jalan raya.

“Polisi datang menemui saya dan meminta saya membongkar semua polisi tidur,” ujar Nor, dikutip dari Bernama, Jumat (15/1/2021).

Nor terpaksa menyewa buldoser untuk membongkar semua polisi tidur, termasuk dua gundukan tinggi. Dia menghabiskan 1.080 Ringgit atau sekitar Rp3,7 juta untuk membuat polisi tidur itu.

Mulanya ada dua polisi tidur yang dibuat, namun ditambah menjadi 11 karena terganggu oleh suara kendaraan. Dia stres dengan suara kendaraan sebab punya masalah kesehatan.

“Sebenarnya saya ingin buat polisi tidur biasa, tapi aspalnya mengeras cepat sebelum bisa dibentuk, sehingga jadi gundukan yang tidak bisa dilewati semua mobil,” kata dia.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut