Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Bertemu Petinggi Embraer Brasil di Istana, Bahas Rencana Beli Pesawat?
Advertisement . Scroll to see content

Video Detik-Detik Bendungan di Brasil Jebol dan Menimbun Bangunan

Sabtu, 02 Februari 2019 - 13:45:00 WIB
Video Detik-Detik Bendungan di Brasil Jebol dan Menimbun Bangunan
Cuplikan saat bendungan pertambangan di Brasil jebol (Foto: Bandeirantes TV)
Advertisement . Scroll to see content

RIO DE JANEIRO, iNews.id - Rekaman video saat bendungan perusahaan pertambangan terbesar di Brasil, Vale, jebol dirilis. Tayangan itu disiarkan melalui stasiun televisi Bandeirantes.

Tampak, material lumpur dari bendungan pertambangan yang menampung limbah bijih besi di Kota Brumadinho, Negara Bagian Minas Gerais, itu tumpah menerjang perkantoran proyek revitalisasi bendungan serta bangunan di sekitarnya, Jumat (25/1/2019). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.30 waktu setempat.

Saat material menerjang, beberapa kendaraan operasional pertambangan tampak masih hilir mudik. Saat itu juga ada ratusan karyawan yang sedang makan siang di kantin. Mereka tersapu material lumpur.

Penyelidikan mengenai penyebab bendungan jebol masih berlangsung. Sejauh ini polisi menangkap lima orang yang diduga bertanggung jawab. Tiga di antaranya merupakan pejabat Vale yang bertanggung jawab dalam perizinan dampak lingkungan.

Pperusahaan produsen bijih besi dan nikel itu berkomitmen bekerja sama dengan jaksa penuntut untuk membawa siap saja yang bertanggung jawab ke hadapan hakim.

Hingga Kamis (31/1/2019), ada 110 korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal. Selain itu, korban hilang yang tercatat mencapai 238 orang.

Bendungan menampung lumpur beracun yang dihasilkan dari pengolahan bijih besi. Lumpur mengubur bangunan kantor pertambangan, kantin, terminal kereta pengangkut bahan tambang, serta rumah warga.

Menurur laporan, alarm yang dipasang oleh perusahaan untuk memperingatkan warga jika ada bahaya tidak bekerja. Mereka mengetahui kejadian ini setelah mendengar suara ledakan dan gemuruh keras.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut