Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Brutal! Serangan Israel ke Lebanon Tewaskan Penyiar Berita Stasiun TV
Advertisement . Scroll to see content

Ups, Penyiar Berita Ini Salah Sebut Paus Fransiskus Meninggal saat Live Televisi

Minggu, 26 Desember 2021 - 13:48:00 WIB
Ups, Penyiar Berita Ini Salah Sebut Paus Fransiskus Meninggal saat Live Televisi
Kylie Pentelow salah membaca berita, menyebutkan Paus Fransiskus meninggal dunia (Foto: ITV News)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Seorang presenter stasiun televisi ITV News, Kylie Pentelow, menjadi pembicaraan netizen karena salah membaca berita, yakni Paus Fransiskus meninggal dunia. Saat itu Pentelow sedang bertugas untuk program berita malam dan membacakan laporan seputar pidato Natal Paus Fransiskus.

“Pidato meriah, Paus fokus berdoa agar pandemi segera berakhir. Dia mengatakan vaksin harus tersedia bagi mereka yang paling membutuhkan,” kata Pentelow program berita yang tayang pada pada Sabtu (25/12/2021) malam itu.

“Kepergiannya (Paus) telah diumumkan, eh, maaf," kata Pentelow, menyadari kesalahannya.

Dalam tayangan video tampak Pentelow sangat tidak nyaman namun dia melanjutkan segmen itu meski canggung.

Jelas saja kesalahan itu menjadi sasaran ejekan netizen di media sosial, salah satunya disampaikan penyiar berita BBC, Scott Bryan.

“Seseorang memberikan pembaca berita ini minuman STAT. Kita semua pernah membuat kesalahan," kata Bryan, dalam cuitan, seperti dilaporkan kembali RT.

Namun ada juga netizen yang memaklumi kesalahan tersebut. Dia berempati dengan orang-orang yang terpaksa bekerja selama libur Natal.

“Luangkan perhatian bagi semua orang yang bekerja pada shift Natal hari ini,” kata pengguna tersebut.

Sementara itu seorang mantan penyiar berspekulasi penyebab kesalahan Pentelow.

“Saat saya bekerja di ITN news, kami harus melakukan latihan lari untuk mengumumkan kematian Ratu. Kami sudah menyiapkan semua obit yang tepat, tapi semua nama diganti dengan Nyonya Brown untuk menghindari kesalahan seperti ini," ujar sang mantan presenter.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut