Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Universitas Adelaide Hanya Terima Dosen Perempuan untuk Bidang Teknik

Minggu, 26 Agustus 2018 - 06:34:00 WIB
Universitas Adelaide Hanya Terima Dosen Perempuan untuk Bidang Teknik
Jumlah perempuan yang menekuni bidang sains, teknik, komputer, dan teknologi masih sangat kurang di Australia (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

ADELAIDE, iNews.id - Salah satu universitas di Australia, University of Adelaide, memasang iklan mencari dosen khusus perempuan. Hal itu sebagai usaha untuk mendorong semakin banyak perempuan masuk ke bidang teknik, komputer, dan matematika.

Untuk pertama kalinya, universitas tersebut menggunakan pasal khusus dalam undang-undang Kesamaan Kesempatan (Equal Opportunity), yang memberi kesempatan kepada 'kelompok yang tidak diuntungkan', yaitu perempuan, untuk menjadi dosen.

Saat ini, sebesar 85 persen jabatan profesor, dosen senior, dan dosen biasa di Fakultas Teknik, Komputer dan Ilmu Matematika dipegang oleh laki-laki.

Wakil dekan di fakultas tersebut, Peter Ashman, mengatakan mereka selalu mengalami kesulitan untuk menarik perempuan untuk mendaftarkan diri untuk mengajar di sana.

"Kami mengalami kesulitan dalam hal ini, dan karenanya performa kami tidak sebaik yang kami harapkan. Ini sudah menjadi masalah sejak saya menjadi mahasiswa 30 tahun lalu," kata Ashman.

"Sudah ada usaha besar ketika itu untuk menarik perempuan masuk ke profesi bidang teknik, baik sebagai mahasiswa, maupun staf. Walau sudah ada kemajuan namun masih belum cukup."

Unversity of Melbourne dan Monash University, keduanya berada di Melbourne, juga pernah membuat iklan dengan posisi khusus untuk perempuan.

Ashman mengatakan, sistem yang ada saat ini bersifat tidak adil bagi perempuan. Ini dibuktikan dengan sedikitnya perempuan yang melamar dan mendapat pekerjaan di bidang tersebut.

"Ini merupakan usaha untuk membuat organisasi kita lebih baik, membuat kita lebih majemuk dan menjadi lebih inklusif," ujarnya.

"Masyarakat akan memerlukan insinyur yang pintar, dan juga ahli matematika dan komputer untuk menyelesaikan masalah, dan bila kita tidak mencarinya dari seluruh kolam yang ada, kita akan menghadapi masalah."

Fakultas Sains Universitas Adelaide juga dalam waktu dekat akan membuka lowongan pekerjaan khusus untuk dosen wanita saja. Secara keseluruhan, sebesar 40 persen staf akademis di sana merupakan perempuan.

Menurut data dari Engineers Australia, hanya 6 persen murid perempuan dan 11,5 persen murid laki-laki yang saat ini belajar matematika lanjutan di tingkat sekolah menengah. Pada 2001, angkanya adalah 8 dan 16 persen.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut