KIEV, iNews.id – Ukraina meminta warganya untuk tetap tenang dan bersatu di tengah krisis yang makin meningkat di kawasan itu. Pemerintah setempat menyatakan, Angkatan Bersenjata Ukraina siap untuk mengusir setiap pihak yang menyerang negara itu.
“Sekarang penting untuk tetap tenang dan bersatu di dalam negeri, dan menghindari tindakan yang merusak stabilitas dan menabur kepanikan,” ungkap Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Ukraina dalam sebuah pernyataan dikutip Reuters, Jumat (12/2/2022).
Eks Polisi Ini Dibebaskan usai 30 Tahun Dipenjara atas Suap Rp3.700, tapi Esok Harinya Meninggal
“Angkatan Bersenjata Ukraina terus-menerus memantau perkembangan dan siap untuk mengusir setiap pelanggaran terhadap integritas teritorial dan kedaulatan Ukraina,” tambah pernyataan Kemlu itu lagi.
Rusia telah mengumpulkan lebih dari 100.000 tentara di dekat perbatasannya dengan Ukraina. Pada Jumat (11/2/2022), Amerika Serikat menyebut invasi Moskow ke Kiev bisa datang kapan saja.
Selandia Baru Desak Semua Warga Negara Tinggalkan Ukraina, Begini Peringatan Kemlu
AS pun mendesak warganya di Ukraina untuk pergi sesegera mungkin. Seruan yang sama juga digaungkan oleh negara-negara termasuk Inggris, Jepang dan Australia.
Krisis Ukraina Makin Tegang, AS Kerahkan Satu Skuadron Jet Tempur F-16 ke Rumania
Moskow telah membantah kecurigaan Barat tentang rencananya untuk menyerang Ukraina. Rusia menegaskan, pihaknya hanya membela kepentingan keamanannya sendiri terhadap agresi oleh para sekutu NATO.
Presiden AS Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan berbicara pada Sabtu (12/2/2022) ini terkait perkembangan situasi di kawasan Eropa Timur itu. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga mengatakan dia akan berbicara dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov tentang topik yang sama.
Editor: Ahmad Islamy Jamil