Turki Tangkap 18 Orang di Perbatasan Suriah
ISTANBUL, iNews.id - Turki menangkap 18 orang di Suriah yang mengaku berasal dari rezim Presiden Bashar Al Assad. Hal itu diungkapkan kementerian pertahanan Turki, Selasa (29/10/2019).
"Delapan belas orang yang mengaku sebagai elemen rezim ditangkap hidup-hidup di tenggara Ras al-Ain, kota perbatasan utama, selama kegiatan pengintaian," isi pernyataan kementerian itu, seperti dilaporkan AFP, Rabu (30/10/2019).
Turki saat ini sedang menyelidiki 18 orang tersebut sambil berkoordinasi dengan pihak berwenang Rusia.
Turki dan Rusia sepakat pekan lalu bahwa para pejuang Kurdi Suriah akan dipindahkan dari daerah di sepanjang perbatasan Turki-Suriah.
Turki Bombardir Suriah, Ratusan Anggota Keluarga ISIS dari Berbagai Negara Kabur dari Kamp
Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin telah meyakinkannya bahwa para pejuang Kurdi Suriah tidak akan diizinkan untuk tinggal di Suriah di sepanjang perbatasan Turki dengan mengenakan "pakaian rezim".
Batas waktu 150 jam yang diberikan untuk penarikan pejuang YPG Kurdi Suriah berakhir pada Selasa, dan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan pasukan Kurdi sudah mundur sesuai rencana.
Trump Beri Lampu Hijau Turki Serang Suriah, tapi...
Fahrettin Altun, direktur komunikasi kepresidenan, mengatakan patroli gabungan oleh Rusia dan Turki akan memverifikasi apakah para pejuang itu mundur atau tidak.
Turki menyatakan milisi Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) yang didukung AS di Suriah adalah kelompok teror yang terkait dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), kelompok pemberontak Kurdi yang dilarang di Turki.
Editor: Nathania Riris Michico