Tuduhan Pelecehan Seksual, Anwar Ibrahim Siap Beri Keterangan ke Polisi
KUALA LUMPUR, iNews.id - Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim siap memberikan keterangan kepada polisi terkait tuduhan pelecehan seksual yang dilakukannya terhadap mantan staf, Muhammed Yusoff Rawther.
Anwar juga berterima kasih kepada polisi karena mempercepat penyelidikan tuduhan kekerasan seksual ini.
"Saya ingin menekankan siap untuk memberikan pernyataan kepada polisi sesegera mungkin untuk membantu penyelidikan," kata Anwar, dikutip dari The Star, Rabu (11/12/2019).
Pada Senin dan Selasa, petugas Unit Penyelidikan Khusus Kepolisian Malaysia di Bukit Aman sudah memintai keterangan pelapor.
Yusoff lebih dulu melaporkan Anwar terkait duduhan pelecehan seksual di kantor PKR pada 2 Oktober 2018.
Pada 4 Desember 2019, dia membuat pernyataan di bawah sumpah bahwa dia telah mengalami pelecehan oleh Anwar.
Anwar membantah tuduhan itu dengan alibi bahwa dia sedang berkampanye untuk pemilihan anggota parlemen Port Dickson pada 2 Oktober dan menghadiri acara.
Tokoh reformasi Malaysia yang pernah dipenjara atas kasus sodomi itu menduga, tuduhan yang dilontarkan Yusoff dilandasi motif tertentu. Dia mencurigai tuduhan ini untuk melemahkannya terkait kongres PKR dan transisi kekuasaan di mana dia akan menerima tongkat estafet dari Mahathir Mohamad.
"Tindakannya bertujuan menodai citra saya menjelang kongres nasional PKR ke-14 dan proses transisi kekuasaan," kata Anwar, pekan lalu.
Editor: Anton Suhartono