Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dihujani Rudal, Negara-Negara Arab Kirim Peringatan Terakhir untuk Iran
Advertisement . Scroll to see content

Trump Tunda Serangan ke Fasilitas Energi Iran selama 5 Hari

Senin, 23 Maret 2026 - 21:08:00 WIB
Trump Tunda Serangan ke Fasilitas Energi Iran selama 5 Hari
Donald Trump menunda serangan ke pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Donald Trump memerintahkan penundaan serangan ke pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari. Hal itu disampaikan pada Senin (23/3/2026) usai pembicaraan dengan Teheran.

“Saya dengan senang hati melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Iran, dalam dua hari terakhir, telah melakukan pembicaraan yang sangat baik dan produktif terkait penyelesaian penuh atas permusuhan kita di Timur Tengah,” tulis Trump dalam huruf kapital di platform Truth Social miliknya dikutip dari Aljazeera.

“Saya telah menginstruksikan Departemen Pertahanan untuk menunda seluruh serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari, bergantung pada keberhasilan pertemuan dan diskusi yang sedang berlangsung," sambungnya.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran dalam pernyataan yang dimuat kantor berita menyebut keputusan Trump dilakukan untuk menurunkan harga minyak dunia, sekaligus memberi waktu bagi rencana militernya.

Pernyataan tersebut juga menyebut adanya inisiatif dari negara-negara kawasan untuk meredakan ketegangan, namun menegaskan bahwa kekhawatiran itu seharusnya diarahkan kepada Washington sebagai pihak yang memulai konflik.

Teheran juga membantah adanya dialog dengan Amerika Serikat. Iran sebelumnya menyatakan akan menutup sepenuhnya Selat Hormuz sebagai bentuk balasan. Teheran juga mengancam akan menyerang fasilitas energi di Israel dan negara-negara Teluk.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut