Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak
Advertisement . Scroll to see content

Trump Tarik Pasukan AS, Netanyahu: Israel Akan Mempertahankan Diri

Kamis, 20 Desember 2018 - 10:47:00 WIB
Trump Tarik Pasukan AS, Netanyahu: Israel Akan Mempertahankan Diri
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

YERUSALEM, iNews.id - Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel akan mempertahankan diri setelah Presiden Donald Trump memutuskan menarik pasukan Amerika Serikat (AS) dari Suriah. Netanyahu menyebut hal itu sudah dia diskusikan dengan Trump.

"Kami akan mempelajari perjalanannya, bagaimana itu akan dilaksanakan dan -tentu saja- implikasinya bagi kami. Dalam hal apa pun kami akan berhati-hati untuk menjaga keamanan Israel dan membela diri di wilayah ini," kata Netanyahu, seperti dilaporkan AFP, Kamis (20/12/2018).

Pemimpin Israel ini mengaku sudah mendiskusikan rencana AS itu dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan Trump sendiri pada Selasa kemarin.

"Kami sudah mengalahkan ISIS di Suriah, satu-satunya alasan saya berada di sana selama Kepresidenan Trump," cuit Trump kemarin, saat mengumumkan penarikan pasukan AS dari Suriah.

Trump mengisyaratkan rencana untuk menarik tentaranya dari Suriah, yang kemudian dikonfirmasi oleh seorang pejabat AS.

"Penarikan penuh, semua berarti semuanya," kata pejabat AS itu, kepada AFP tanpa menyebut nama.

Pejabat itu mengatakan, penarikan pasukan akan dilaksanakan "secepat mungkin", tanpa menuturkan tenggat waktunya.

Saat ini, sekitar 2.000 pasukan AS berada di Suriah, sebagian besar dari mereka berada dalam misi pelatihan-dan-saran untuk mendukung pasukan lokal yang memerangi ISIS.

Israel meluncurkan puluhan serangan di Suriah sejak perang dimulai pada 2011, menargetkan posisi Iran dan anggota Hezbollah serta konvoi senjata ke kelompok militan.

 Baik Iran dan Hezbollah mendukung Presiden Suriah Bashar Al Assad dan keduanya merupakan musuh Israel.

Para pengamat memperingatkan penarikan pasukan AS dari Suriah akan menyebabkan Assad -bersama dengan sekutunya Rusia dan Iran- mengamankan pengaruhnya atas negara dan wilayah yang lebih luas.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut