Trump Kumpulkan Pejabat AS di Situation Room Gedung Putih, Bahas Serangan Dahsyat ke Iran
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumpulkan para pejabat di Situation Room, Gedung Putih, Selasa (14/7/2026) malam waktu setempat. Para pejabat senior yang hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio, dan Menteri Pertahanan (Menhan) Pete Hegseth.
Beberapa sumber pejabat AS mengatakan kepada portal berita Axios, pertemuan membahas rencana serangan skala besar terhadap Iran dalam waktu tak lama.
Disebutkan, serangan ke Iran berikutnya akan lebih luas daripada saat ini yang terbatas pada fasilitas militer pesisir Selat Hormuz.
Pertemuan tersebut berfokus pada rencana serangan baru terhadap target strategis Iran, di luar operasi di Selat Hormuz yang berlangsung saat ini.
Militer AS melancarkan serangkaian serangan terbaru ke Iran sejak 7 Juli, terutama setelah Presiden Donald Trump membatalkan MoU gencatan senjata yang diteken kedua pihak pada 17 Juni. Serangan tersebut sebagai respons atas penembakan terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
Iran menegaskan, berdasarkan MoU, otoritasnya berhak mengendalikan jalur perairan strategis itu, sehingga kapal-kapal yang tak mendapat izin atau melewati jalur tak resmi, akan ditindak.
Jalur tak resmi Selat Hormuz merujuk pada rute buatan AS yang dekat dengan Oman.
Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan, serangan menargetkan fasilitas-fasilitas militer Iran di sepanjang Selat Hormuz.
Sebagai pembalasan, Iran menyerang pangkalan-pangkalan militer AS di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Yordania.
Editor: Anton Suhartono