Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Media AS Ungkap Israel Berencana Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Advertisement . Scroll to see content

Trump Klaim Iran Setujui Hampir Seluruh Tuntutan AS untuk Berdamai

Jumat, 03 Juli 2026 - 08:20:00 WIB
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Seluruh Tuntutan AS untuk Berdamai
Donald Trump mengeklaim Iran menyetujui hampir seluruh tuntutan utama AS (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim negosiasi dengan Iran berjalan lancar. Dia yakin Iran menyetujui hampir seluruh tuntutan utama AS.

"Kita sedang bernegosiasi. Saya kira mereka telah menyetujui hampir seluruh yang kita butuhkan," kata Trump, dalam wawancara dengan CNBC, dikutip Jumat (3/7/2026).

Trump menegaskan kembali, AS tidak ingin menggulingkan rezim Iran saat ini. Tujuan utama AS saat ini adalah mencegah Iran membuat senjata nuklir.

"Kami tidak mengupayakan perubahan rezim. Saya mengupayakan sesuatu yang sangat sederhana, mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir," ujarnya.

Trump juga membela aksi militer AS terhadap Iran, dengan menyebut Iran telah benar-benar dikalahkan secara militer.

"Saya telah mengalahkan mereka secara militer. Mereka benar-benar dikalahkan secara militer. Mereka masih memiliki beberapa rudal, kita juga bisa menghancurkannya," tuturnya.

Dia menambahkan, militer AS menyerang Iran dengan sangat keras tiga kali pekan lalu. Serangan itu sebagai respons karena Iran menyerang kapal kargo dan tanker yang melintasi Selat Hormuz.

Pakistan dan Qatar, dua negara mediator negosiasi damai AS-Iran, menyatakan perundingan putaran selanjutnya akan diadakan sesegera mungkin setelah upacara pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas akibat serangan AS-Israel pada 28 Februari.

Upacara pemakaman akan berlangsung mulai 4 Juli hingga 9 Juli.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut