Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kim Jong Un Sebut Perang Iran Bukti Korea Utara Tepat Pertahankan Nuklir, Tolak Rayuan AS
Advertisement . Scroll to see content

Trump Ajak Damai, Iran: Kami Tak Akan Tertipu Lagi!

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:04:00 WIB
Trump Ajak Damai, Iran: Kami Tak Akan Tertipu Lagi!
Iran tak percaya dengan Amerika Serikat lagi di tengah rencana perundingan damai konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Iran tak percaya dengan Amerika Serikat (AS) lagi di tengah rencana perundingan damai konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari. Presiden AS Donald Trump mengatakan, delegasinya akan bertemu dengan perwakilan Iran untuk membahas upaya untuk mengakhiri konflik.

Portal berita Axios, mengutip beberapa sumber pejabat Iran yang mengetahui perkembangan rencana perundingan, melaporkan pemerintahannya telah menyampaikan kepada negara-negara mediator, tidak percaya lagi dengan AS berdasarkan pengalaman masa lalu.

Negosiasi AS dan Iran membahas program nuklir gagal dua kali yang berujung perang, yakni pada Juni 2025 serta 2026 yang masih berlangsung. 

"Kami tidak akan tertipu lagi," kata pejabat tersebut, dikutip Rabu (25/3/2026).

Iran dilaporkan telah memberi tahu Pakistan, Mesir, dan Turki, peningkatan kehadiran militer AS di kawasan hanya memperkuat kekhawatiran, tawaran Trump untuk pembicaraan damai mungkin hanya sandiwara.

Trump pada Selasa kemarin mengatakan, Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio, Wakil Presiden JD Vance, utusan khusus Steve Witkoff, dan penasihat Jared Kushner, menjadi bagian dari tim negosiasi AS dengan Iran. 

Menurut Trump, negosiasi dilanjutkan pekan ini, menunjukkan niat serius Iran untuk mencari cara menyelesaikan konflik.

Namun ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan Iran belum melakukan pembicaraan dengan AS. Pernyataan Trump itu diyakini hanya sebagai upaya untuk menenangkan pasar yang tengah bergejolak.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut