Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Demi Wajah Awet Muda, Baim Wong Rela Stem Cell di Korea
Advertisement . Scroll to see content

Tragis, Sopir Taksi Sedang Kencing Tewas Ditembak Pemburu karena Dikira Hewan

Minggu, 05 Februari 2023 - 17:32:00 WIB
Tragis, Sopir Taksi Sedang Kencing Tewas Ditembak Pemburu karena Dikira Hewan
Ilustrasi seorang sopir taksi di Korsel yang sedang kencing di pinggir jalan tewas tertembak pemburu yang mengiranya hewan (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

SEOUL, iNews.id - Malang dialami seorang sopir taksi di Korea Selatan. Nyawanya melayang setelah diterjang peluru pemburu yang mengiranya hewan incaran.

Peristiwa itu terjadi di Bukhansan, Eunpyeong Gu, pada 29 April 2022 sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Seorang pemburu berusia 73 tahun mengarahkan senapannya ke target yang dikira babi hutan dan mengenainya. Dia tak bisa membedakan bahwa target yang dibidiknya adalah manusia karena terbatasnya jarak pandang akibat gelapnya malam.

Targetnya itu ternyata seorang sopir taksi yang sedang buang air kecil di pinggir jalan. Korban, berusia 70 tahunan, terkena tembakan di tangan kanan dan perut.

Dia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong, meninggal 5 jam setelah kejadian.

Dilaporkan Korea Herald, proses persidangan kasus ini mencapai putusan banding di Pengadilan Distrik Seoul Barat pada Kamis lalu. Hakim menjatuhkan hukuman penjara 1 tahun dan 4 bulan. Hukuman itu lebih ringan 4 bulan dibandingkan dengan vonis pengadilan sebelumnya.

Pengadilan banding menjelaskan, pemburu profesional itu tak menjalankan prosedur kehati-hatian sebagaimana mestinya. Pasalnya lokasi dia berburu adalah jalur yang dilintasi banyak kendaraan.

“Lokasi (kejadian) berdekatan dengan jalan di mana mobil sering melintas, ada kemungkinan munculnya pejalan kaki, bahkan pada waktu malam hari," bunyi putusan.

Sementara itu unsur yang meringankan hukuman adalah terdakwa membayar 50 juta won sebagai deposit terkait kejahatannya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut