Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gugus Tempur Kapal Induk AS USS Nimitz Tiba di Karibia, Siap Serang Kuba?
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap! Trump Tunda Serang Iran karena Pelaksanaan Haji

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:14:00 WIB
Terungkap! Trump Tunda Serang Iran karena Pelaksanaan Haji
Dua pejabat senior negara Teluk mengatakan, Trump diberitahu bahwa menyerang Iran selama musim haji hanya akan memicu krisis di kawasan (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Alasan di balik penundaan serangan ke Iran yang diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (18/5/2026) terungkap. Trump menunda serangan terbaru AS terhadap Iran, sedianya dilakukan pada Selasa (19/5/2026), atas permintaan negara-negara Teluk, terkait masuknya musim haji di Arab Saudi.

Dua pejabat senior negara Teluk mengatakan kepada Middle East Eye, Trump diberitahu oleh para pejabatnya, menyerang Iran selama musim haji hanya akan memicu krisis di negara-negara kawasan. Ini akan menyebabkan ratusan ribu, bahkan jutaan, jemaah haji telantar.

Sumber-sumber tersebut juga mengatakan, tindakan AS menyerang Iran pada saat seperti ini bakal semakin merusak reputasi Washington di dunia Muslim.

Seorang sumber pejabat senior AS, yang mengetahui diskusi tersebut, mengonfirmasi adanya percakapan Trump dengan para ajudannya soal isu ini.

Mereka mengatakan, Trump diperingatkan oleh para pejabatnya bahwa melanjutkan perang terhadap Iran bisa menghancurkan reputasi pemerintahannya.

AS dan Israel sebelumnya menyerang Iran saat Ramadhan. Namun melanjutkannya hingga musim haji akan menimbulkan tantangan logistik sangat besar bagi Arab Saudi yang setiap tahun dijejali sekitar 1 juta jamaah dari luar negeri.

Tantangan tersebut juga meluas ke pusat-pusat perjalanan udara di Teluk, seperti Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA), serta negara-negara di Asia Selatan dan Timur.

Prosesi haji tahun ini akan dimulai pada 24 Mei dan akan berlangsung selama 6 hari.

Ketiga sumber pejabat itu mengatakan, mereka memperkirakan perang akan berlanjut dalam beberapa pekan mendatang, setelah musim Haji berakhir.

Namun berdasarkan pengalaman sebelumnya, AS memberikan sinyal palsu dan tipu muslihat untuk menipu Iran agar merasa aman. Di saat itulah serangan berlangsung.

Trump, dalam posting-an di Truth Social, mengatakan menunda serangan terhadap Iran pada Selasa malam setelah diminta oleh para pemimpin Teluk.

"Saya telah diminta oleh Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud dan Presiden Uni Emirat Arab Mohamed bin Zayed Al Nahyan, untuk menunda serangan militer yang direncanakan terhadap Republik Islam Iran," tulis Trump.

Namun Trump tak menyinggung soal haji di balik penundaan serangan itu, melainkan adanya kemajuan dalam proses negosiasi dengan Iran.

"Menurut pendapat mereka, sebagai pemimpin dan sekutu yang Hebat, kesepakatan akan dicapai," katanya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut