Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menlu 10 Negara Kutuk Israel Tangkapi Aktivis Global Sumud Flotilla: Langgar Hukum Internasional!
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap! Netanyahu Saksikan Langsung Pasukan Israel Tangkapi Aktivis Global Sumud Flotilla

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:00:00 WIB
Terungkap! Netanyahu Saksikan Langsung Pasukan Israel Tangkapi Aktivis Global Sumud Flotilla
Benjamin Netanyahu menyaksilan langsung militernya mencegat dan menangkap ratusan aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu mengumumkan keberhasilan militernya mencegat dan menangkap ratusan aktivis internasional, termasuk dari Indonesia, yang menjalankan misi kemanusiaan untuk Gaza, Global Sumud Flotilla (GSF).

Netanhyahu mengatakan, kapal-kapal tersebut dicegat agar tidak memasuki perairan Gaza. Pasukan Israel mulai mencegat kapal-kapal tersebut di perairan internasional, sekitar 400 km dari pantai Gaza.

Para aktivis dan staf medis GSF berlayar menggunakan lebih dari 50 kapal dari pantai Marmaris, Turki, pada Kamis lalu. Ini merupakan percobaan ketiga misi GSF untuk menembus blokade Israel terhadap Gaza guna mengirim bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina.

"Kami menghentikan armada menuju ke arah teroris di Gaza," tulis Netanyahu, di Telegram.

Video mengungkap, Netanyahu ternyata menyaksikan langsung penangkapan para aktivis GSF di kapal masing-masing.

Netanyahu merilis rekaman video dirinya berbicara dengan seorang komandan komando Angkatan Laut (AL) Israel saat pasukan mengambil alih kapal-kapal dari berbagai negara. 

Dalam video tersebut, dia menyaksikan langsung operasi militer dari Tel Aviv sambil mengatakan kepada komandan, "Terus lanjutkan sampai akhir."

Netanyahu menyebut armada GSF sebagai rencana jahat untuk memecah blokade yang telah diterapkan terhadap Hamas di Gaza.

Sementara itu siaran langsung video dari beberapa kapal menunjukkan, pasukan komando Israel menaiki kapal sementara para aktivis duduk di dek dengan tangan terangkat.

"Kapal-kapal militer saat ini mencegat armada kami dan pasukan (Israel) menaiki kapal pertama kami di siang bolong," bunyi pernyataan GSF, di media sosial X.

"Kami menuntut jalur aman untuk misi kemanusiaan yang sah dan tanpa kekerasan."

Pada 30 April, armada GSF gelombang pertama, terdiri atas 20 kapal dan 175 aktivis internasional, dicegat oleh pasukan Israel di dekat Pulau Kreta, Yunani. Dua aktivis ditahan selama beberapa hari sebelum dibebaskan. Puluhan aktivis mengatakan mereka diperlakukan buruk, dilecehkan, dan dipukuli oleh pasukan Israel.

Armada yang membawa bantuan dan staf medis tersebut menyatakan tujuannya mereka untuk menarik perhatian internasional terhadap kondisi mengerikan di Gaza, di mana sebagian besar wilayah tersebut hancur lebur. 

Setidaknya 72.763 orang tewas akibat serangan Israel sejak Oktober 2023 serta 172.664 orang lainnya luka.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut