MOSKOW, iNews.id – Tentara Kirgizstan dan Tajikistan terlibat baku tembak pada Selasa (12/4/2022) di perbatasan kedua negara. Kini, kedua belah pihak sepakat untuk menarik kembali sebagian pasukan dari lokasi konflik.
Insiden baku tembak tersebut adalah yang terbaru dalam serangkaian bentrokan yang terjadi di perbatasan Kirgizstan dan Tajikistan.
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Kedua negara bekas Uni Soviet itu mengirimkan pasukan tambahan ke wilayah perbatasan mereka, setelah insiden baku tembak tersebut. Namun, Kirgizstan dan Tajikistan telah sepakat untuk menarik pasukan masing-masing, menurut kantor berita Interfax dengan mengutip badan layanan perbatasan Kirgizstan.
Media Rusia itu menyebutkan, seorang penjaga perbatasan Tajikistan terluka dalam bentrokan pertama di Distrik Leilek, Kirgizstan. Tak lama kemudian, di daerah yang sama, seorang penjaga perbatasan Kirgizstan terluka parah dalam bentrokan terpisah.
Zelensky Ejek Vladimir Putin, Sebut Puluhan Ribu Tentara Rusia Tewas di Ukraina
“Penembakan telah benar-benar berhenti ... situasi di perbatasan berada di bawah kendali. Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk mencegah situasi menegang lagi,” kata pejabat senior Kirgizstan, Abdikarim Alimbayev, Rabu (13/4/2022).
Kirgizstan dan Tajikistan sama-sama menampung pangkalan militer Rusia dan bersekutu erat dengan Moskow. Namun, perbatasan antara keduanya tidak memiliki garis yang jelas sampai hari ini.
Tentara Kirgizstan dan Tajikistan Baku Tembak di Perbatasan, Ada Korban dari Sipil dan Militer
Sedikitnya 49 orang tewas dalam pertempuran yang melibatkan tentara penjaga perbatasan kedua negara pada April tahun lalu.
Editor: Ahmad Islamy Jamil