Tak Terima Negaranya Dihina, Menlu Italia Batalkan Kunjungan ke Prancis
ROMA, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Italia Antonio Tajani membatalkan kunjungannya ke Prancis, Kamis (4/5/2023). Dia tak terima dengan pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prancis Gerald Darmanin yang dianggap menghina negaranya dan Perdana Menteri Giorgia Meloni.
Darmanin menyebut Meloni tidak bisa menyelesaikan masalah imigran, padahal terpilih sebagai perdana menteri karena isu itu. Dia menuduh Meloni berbohong kepada para pemilih, bisa mengatasi semakin banyaknya kapal-kapal imigran yang datang.
Pernyataan itu disampaikan Darmanin beberapa saat sebelum Tajani seharusnya terbang ke Paris.
"Penghinaan kepada pemerintah dan Italia diucapkan oleh menteri @GDarmanin tidak bisa diterima," kata Tajani, di Twitter, seperti dilaporkan kembali Reuters.
Percaya atau Tidak, 3 Rumah di Italia Ini Dijual hanya Rp50.000?
Tujuan Tajani ke Paris untuk meningkatkan hubungan kedua negara anggota Uni Eropa itu yang semakin rapuh akibat beberapa masalah.
Sementara itu Prancis segera mengeluarkan pernyataan untuk meyakinkan Italia mengenai kesediaannya untuk meningkatkan kerja sama. Meski demikian, upaya itu tetap tak cukup meyakinkan Tajani untuk tetap berkunjung.
Macron Sebut Politikus Anti-Islam Ini Bisa Saja Jadi Presiden Prancis 2027, jika....
Ini merupakan kejadian terbaru kedua negara dari serangkaian konflik kedua negara sejak Meloni menjabat perdana menteri pada Oktober 2022. Meloni berasal dari pemerintahan nasionalis konservatif yang memiliki visi sangat berbeda dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Pada November lalu, Darmanin mengecam Italia dan menyebut pemerintahan Meloni egois karena menolak mengizinkan kapal penyelamat berlabuh di Prancis.
Italia mengalami lonjakan kedatangan imigran sejak Meloni menjabat. Lebih dari 42.400 orang mendarat di Italia sepanjang 2023 saja, dibandingkan sekitar 11.220 pada periode yang sama tahun lalu.
Editor: Anton Suhartono