Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TNI Bantah Terlibat Penembakan Bocah di Jigiunggi Papua, Begini Penjelasannya
Advertisement . Scroll to see content

Siswa SMP Tembaki Teman Tewaskan 9 Orang, Turki Perketat Penjagaan Seluruh Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 17:07:00 WIB
Siswa SMP Tembaki Teman Tewaskan 9 Orang, Turki Perketat Penjagaan Seluruh Sekolah
Otoritas keamanan Turki memperketat penjagaan sekolah-sekolah menyusul dua penembakan di lokasi berbeda pada Selasa dan Rabu lalu (Foto: IHA via AP)
Advertisement . Scroll to see content

ANKARA, iNews.id - Otoritas keamanan Turki memperketat penjagaan sekolah-sekolah menyusul dua penembakan di lokasi berbeda pada Selasa dan Rabu lalu.

Kementerian Dalam Negeri Turki menyatakan, pihaknya memprioritaskan keamanan bagi para siswa di lingkungan pendidikan.

"Untuk tujuan ini, kami berkoordinasi dengan kementerian lain. Langkah-langkah keamanan diperketat di sekolah-sekolah," bunyi pernyataan kementerian, dikutip dari RIA Novosti, Kamis (16/4/2026).

Seorang siswa kelas 8 SMP melepaskan tembakan di sekolahnya di Kota Kahramanmaras, Rabu (15/4/2026), menewaskan sembilan orang serta melukai 13 lainnya. Tiga dari korban luka masih dalam kondisi kritis. Delapan korban tewas adalah siswa dan seorang lainnya guru matematika.

Pelaku bunuh diri usai beraksi dengan menembak kepalanya. Motif serangan tersebut masih misterius. Namun Menteri Dalam Negeri Turki Mustafa Ciftci memastikan insiden tersebut bukan serangan teroris.

Pelaku membawa lima senjata api (senpi) di tas, kemudian melepaskan tembakan membabi-buta ke teman-temannya dan guru di dua kelas. Senpi itu diketahui milik ayahnya seorang mantan polisi.

Kantor Kejaksaan Provinsi Kahramanmaras menyatakan, pelaku telah merencanakan serangan tersebut sebelumnya, berdasarkan temuan dari file komputernya. Penyelidikan awal mengungkap, remaja 14 tahun itu beraksi seorang diri.

Penembakan itu terjadi sehari setelah seorang alumni melepaskan tembakan di sebuah sekolah menengah Provinsi Sanliurfa, melukai 16 orang.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut