Setelah Kapal Selam Nuklir, Australia Beli 40 Helikopter Tempur Black Hawk ke AS
WASHINGTON, iNews.id - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (Deplu AS) menyetujui penjualan puluhan helikopter tempur dan peralatan terkait lainnya ke Australia. Nilai kontrak itu mencapai 1,95 miliar dolar AS atau sekitar Rp28,8 triliun.
Departemen Pertahanan AS (Pentagon) menyatakan Australia mengajukan pembelian 40 unit helikopter UH-60M Black Hawk dengan kontraktor utamanya, Lockheed Martin.
Dengan mendapat persetujuan dari Deplu, penjualan senjata AS ke Australia hampir terealisasi. Satu langkah lagi yang harus dilewati adalah meminta restu dari Kongres.
Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan di Pentagon telah memberi tahu Kongres soal kemungkinan penjualan ini pada Kamis kemarin.
Latihan Pitch Black 22, TNI AU Kirim 6 Pesawat F-16 ke Australia
Australia meningkatkan kemampuan militernya sejak beberapa tahun terakhir untuk menghadapi ancaman China. Tahun lalu, Australia meneken kesepakatan dengan AS dan Inggris untuk pembelian kapal selam bertenaga nuklir.
Australia bisa mendapatkan teknologi kapal selam nuklir untuk memproduksinya di dalam negeri.
Terungkap Helikopter Black Hawk AL Meksiko Jatuh Bukan karena Ditembak, tapi Kehabisan Bahan Bakar
Pada Mei lalu Deplu AS juga menyetujui penjualan unit peluncur roket bergerak ke Australia, bersama beberapa senjata lainnya senilai 3,1 miliar dolar AS.
Editor: Anton Suhartono