Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang
Advertisement . Scroll to see content

Setelah Facebook, Rusia Blokir Instagram gegara Halalkan Ujaran Kebencian dan Kekerasan

Sabtu, 12 Maret 2022 - 08:23:00 WIB
Setelah Facebook, Rusia Blokir Instagram gegara Halalkan Ujaran Kebencian dan Kekerasan
Rusia blokir Instagram mulai 14 Maret (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Regulator komunikasi Rusia Roskomnadzor akan memblokir Instagram mulai Senin (14/3/2022). Instagram merupakan plaftform media sosial kedua di bawah Meta Platforms yang diblokir setelah Facebook, terkait invasi ke Ukraina.

Bos Instagram Adam Mosseri buru-buru mengecam keputusan Rusia memblokir platformnya.

"Mulai Senin, Instagram akan diblokir di Rusia. Keputusan ini akan memotong (komunikasi) 80 juta orang di Rusia satu sama lain, dan seluruh dunia, karena 80 persen orang di Rusia menjadi follower akun Instagram di luar negara mereka. Ini salah," kata Mosseri, di akun Twitter-nya.

Keputusan untuk memblokir Instagram dikeluarkan setelah Meta mengubah kebijakannya soal ujaran kebencian dan kekerasan terhadap tentara dan Presiden Rusia Vladimir Putin terkait dengan invasi ke Ukraina. Semua platform di bawah Meta mengizinkan para pengguna mengunggah seruan kekerasan terhadap tentara Rusia, bahkan Presiden Putin, dalam konteks operasi militer di Ukraina.

Pemilik Meta mengatakan, perubahan kebijakan konten untuk sementara ini diperlukan untuk memungkinkan pengguna menyuarakan penentangan terhadap serangan Rusia, termasuk 'kematian bagi penjajah Rusia'.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut