Setelah AS, Giliran Jepang dan Belanda Minta Warganya Segera Tinggalkan Ukraina
TOKYO, iNews.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Jepang mengeluarkan imbauan kepada warganya untuk segera meninggalkan Ukraina. Sebelumnya Amerika Serikat (AS) juga mengeluarkan perintah serupa.
Seorang pejabat Kemlu Jepang, Jumat (11/2/2022), menyebutkan saat ini diperkirakan 150 warga Negeri Sakura berada di Ukraina.
Pemerintah Belanda juga meminta warganya untuk meninggalkan Ukraina sesegera mungkin terkait situasi keamanan.
Stasiun radio Belanda BNR, mengutip pernyataan Duta Besar Belanda di Ukraina, melaporkan pemerintah juga akan memindahkan sementara kantor perwakilan diplomatiknya dari Kiev ke Kota Lviv di sebelah barat negara tersebut.
AS lebih dulu meminta warganya untuk segera meninggalkan Ukraina di tengah meningkatnya ancaman serangan Rusia ke Ukraina.