Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Duh, Pilot Perkosa Pramugari di Hotel saat Transit
Advertisement . Scroll to see content

Setahun Dikandangkan, Pesawat Boeing 737 Max Akhirnya Diuji Coba

Senin, 29 Juni 2020 - 14:46:00 WIB
Setahun Dikandangkan, Pesawat Boeing 737 Max Akhirnya Diuji Coba
Boeing akan menguji coba pesawat 737 Max setahun setelah dikandangkan akibat 2 keceakaan (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Pesawat Boeing 737 Max dilaporkan akan melakukan uji terbang pertama pada Senin (29/6/2020), setahun setelah pesawat itu dikandangkan di seluruh dunia menyusul kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia.

Dua sumber yang mengetahui perkembangan kabar ini mengatakan, penerbangan uji coba juga sudah bisa dilakukan.

"Kami terus bekerja keras untuk menjadikan 737 Max aman. Kami tunduk kepada FAA dan regulator global dalam menjalankan prosesnya," kata seorang sumber, dikutip dari AFP.

Namun Boeing dan regulator penerbangan Amerika Serikat, Badan Penerbngan Federal (FAA), enggan memberikan komentar.

Jajaran pesawat 737 Max di seluruh dunia dikandangkan sejak 13 Maret 2019, menyusul kecelakaan Boeing 737 Max 8 maskapai Lion Air yang menewaskan 189 orang dan Ethiopian Airlines yang merenggut 157 nyawa.

Kedua kecelakaan terjadi hanya selang beberapa bulan, memicu pertanyaan soal keamanan perangkat MCAS.

Kesamaan pada dua kecelakaan tersebut adalah terjadi tak lama setelah lepas landas. Pilot juga tak bisa mengendalikan ketinggian pesawat.

Selama berbulan-bulan, perusahaan raksasa penerbangan Amerika Serikat itu berjuang mengembalikan pesawat dengan kapasitas angkut menegah tersebut ke angkasa, tentunya dengan pemantauan ketat dari FAA.

Sebelum ini, Boeing harus menunggu lampu hijau selama beberapa pekan dari pihak berwenang untuk melakukan penerbangan uji coba.

Sementara itu surat kabar The New York Times (NYT) melaporkan, Boeing akan menguji terbang pesawat Max selama 3 hari. Pesawat akan lepas landas dari fasilitas Boeing di luar Seattle.

Menurut NYT, selain pilot dari Boeing, ahli FAA akan ikut memegang kendali pesawat untuk menguji sistem yang sebelumnya bermasalah.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut