Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak
Advertisement . Scroll to see content

Senat AS Bakal Tolak Penetapan Status Darurat Nasional Donald Trump

Selasa, 05 Maret 2019 - 10:52:00 WIB
Senat AS Bakal Tolak Penetapan Status Darurat Nasional Donald Trump
Gedung Capitol Washington tetap berkantor Kongres AS (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Senat Amerika Serikat (AS) akan menolak penetapan status darurat nasional oleh Presiden Donald Trump terkait pembangunan tembok perbatasan dengan Meksiko.

Suara mayoritas Partai Republik di Senat tak cukup untuk membendung arus penolakan penerapan status darurat nasional yang disampaikan Trump pada Februari 2019.

Trump terpaksa mengumumkan status darurat nasional agar mendapat dana untuk membangun tembok tersebut setelah pengajuan anggarannya ditolak Kongres. Namun langkah mengumumkan status darurat nasional tersebut dianggap melebihi kewenangan parlemen dan melanggar konstitusi. Apalagi, kondisi AS tak dalam situasi genting.

Pemimpin Mayoritas Senat, Mitch McConnell, mengatakan, penolakan status darurat nasional dari Senat sedang dalam persiapan.

"Saya pikir sudah cukup jelas bahwa ada cukup suara di Senat untuk meloloskan resolusi penolakan, yang kemudian akan diveto oleh Presiden dan kemudian kemungkinan veto akan ditegakkan lagi di DPR," kata McConnell, dikutip dari AFP, Selasa (5/3/2019).

"Saya adalah salah satu dari mereka yang berharap presiden tidak mengambil langkah penetapan darurat nasional," kata pria yang sebenarnya mendukung Trump saat pengumuman status darurat nasional itu, melanjutkan.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), yang dikuasai partai lawan politik Trump Demokrat, lebih dulu mengesahkan resolusi penolakan dan telah dikirim ke Senat. Voting untuk menentukan nasib status darurat nasional diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa pekan.

Semantara di Senat, Republik menguasai mayoritas kursi ketimbang Demokrat, yakni 53 berbanding 47. Namun empat anggota Republik sudah memastikan akan berdiri bersama Demokrat.

Rand Paul merupakan senator Republik terakhir yang mengajukan dukungan untuk menolak status darurat nasional. Sikap itu disampaikannya pada akhir pekan lalu. Beberapa nama dari Republik kemungkinan juga akan menyusul Paul cs.

Resolusi penolakan kemungkinan akan dikirim ke meja Trump. Kondisi ini menempatkan Trump pada posisi sulit karena dia harus memveto atau menyatakan sikap oposan terhadap Kongres.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut