Sejarah Hari AIDS Sedunia 1 Desember 2022: Tema dan Sejarahnya
JAKARTA, iNews.id - Hari AIDS Sedunia diperingati pada tanggal 1 Desember setiap tahunnya. Peringatan tersebut bertujuan untuk menyadarkan masyarakat dunia akan wabah AIDS yang sangat berbahaya bagi tubuh.
Selain itu, peringatan hari AIDS Sedunia juga memberi kesempatan bagi orang-orang di seluruh dunia untuk bersatu melawan HIV, menunjukkan dukungan bagi orang yang hidup dengan HIV, dan untuk memperingati mereka yang telah meninggal karena penyakit terkait AIDS.
Hari AIDS Sedunia pertama kali diperingati pada tahun 1988 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Peringatan ini sekaligus hari internasional pertama di bidang kesehatan secara global.
Detika itu, diperkirakan 90.000 hingga 150.000 orang terinfeksi virus HIV, yang menyebabkan AIDS. Dalam dua dekade, lebih dari 33 juta orang hidup dengan infeksi HIV, dan sejak tahun 1981, ketika kasus AIDS pertama dilaporkan, sekitar 25 juta orang meninggal karena penyakit tersebut.
Waduh, 600 Warga Pemalang Positif HIV/AIDS, Kebanyakan Ibu Rumah Tangga
Karenanya, kesadaran akan AIDS menjadi semakin penting dengan mendidik masyarakat tentang HIV/AIDS melalui penyatuan dan dukungan moneter dari organisasi internasional.
Sejak awal hingga 2004, UNAIDS mempelopori kampanye Hari AIDS Sedunia, memilih tema tahunan dengan berkonsultasi dengan organisasi kesehatan global lainnya. Pada tahun 2005 tanggung jawab ini lalu diserahkan kepada World AIDS Campaign (WAC).
Untuk peringatan tahun ini, tema Hari AIDS Sedunia adalah “Equalize” atau “Menyetarakan”. Hal ini dimaksudkan untuk mengatasi ketidaksetaraan yang menghambat upaya untuk mengakhiri AIDS.
AIDS sendiri merupakan singkatan dari nama penyakit “Acquired Immune Deficiency” yang secara umum merupakan suatu kumpulan gejala dan infeksi sindrom yang muncul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat terinfeksi virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Akibatnya melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia.
Dalam memperingati hari AIDS Sedunia, masyarakat biasanya banyak orang yang memakai pita merah, simbol universal kesadaran, dukungan dan solidaritas dengan orang yang hidup dengan HIV. Dengan begitu, orang-orang yang terkena AIDS akan merasa suara mereka didengar oleh masyarakat luar tentang isu-isu penting dalam hidup mereka.
Selamat merayakan hari AIDS Sedunia!
Editor: Puti Aini Yasmin