Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Uni Emirat Arab Diserang Drone, Iran: Pelakunya Israel
Advertisement . Scroll to see content

Rusia Yakin Perang AS-Iran Belum Berakhir: Ada Konflik Baru

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:12:00 WIB
Rusia Yakin Perang AS-Iran Belum Berakhir: Ada Konflik Baru
Intelijen Rusia meyakini konflik antara AS dan Iran belum benar-benar berakhir (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

MOSKOW, iNews.id - Intelijen Rusia meyakini konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran belum benar-benar berakhir meski kedua negara telah menyepakati gencatan senjata tanpa batas waktu. Rusia bahkan memperingatkan potensi munculnya konflik baru di kawasan dalam waktu mendatang.

Direktur Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) Sergei Naryshkin mengatakan, eskalasi baru masih mungkin terjadi karena perundingan damai antara Washington dan Teheran belum menemukan titik temu. 
Menurut dia, situasi saat ini masih sangat rapuh dan berpotensi memicu bentrokan baru meski skalanya tidak sebesar perang sebelumnya.

Naryshkin juga menegaskan AS dan Israel gagal mencapai tujuan utama mereka untuk meraih kemenangan mudah atas Iran dalam perang yang baru saja terjadi. Penilaian intelijen Rusia menyebut Iran tetap mampu mempertahankan kekuatan tempurnya meski menghadapi gempuran besar dari dua kekuatan militer utama dunia.

"Washington dan Tel Aviv mengharapkan kemenangan relatif mudah, tapi itu tidak terjadi. Rakyat Iran, pemerintah, dan angkatan bersenjata Iran telah menunjukkan keberanian dan ketekunan," kata Naryshkin, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (20/5/2026).

Menurut laporan intelijen Rusia, kemampuan pertahanan Iran masih tergolong solid meski menjadi sasaran serangan besar-besaran. Hal itu dinilai membuat target strategis AS dan Israel tidak tercapai sepenuhnya.

Di tengah situasi tersebut, hubungan AS dan Iran tetap memanas walaupun gencatan senjata masih berlaku. Presiden AS Donald Trump dilaporkan menolak mentah-mentah 14 poin proposal damai yang diajukan Iran belum lama ini.

Trump juga memperingatkan kemungkinan serangan baru terhadap Iran apabila kesepakatan damai gagal dicapai dalam waktu dekat.

Sementara itu, Iran menegaskan tidak ada alternatif lain bagi AS selain menerima 14 poin usulan damai yang telah diajukan Teheran. Pemerintah Iran menilai proposal tersebut merupakan satu-satunya jalan untuk mengakhiri konflik secara permanen.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut