Rusia: Israel Bikin Suriah Makin Kacau!
MOSKOW, iNews.id - Rusia ikut mengecam Israel yang memasuki dan menguasai wilayah Suriah di luar Dataran Tinggi Golan yang diduduki. Tindakan itu disebut melanggar perjanjian kedua negara tahun 1974 setelah Perang Yom Kippur.
Pasukan Israel merebut pos-pos di zona penyangga wilayah Suriah yang sebelumnya dijaga tentara nasional Suriah. Pasukan Suriah meninggalkan pos mereka sejak Minggu (8/12/2024) seiring dengan tumbangnya pemerintahan Presiden Bashar Al Assad.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova mengatakan, agresi Israel juga membuat semakin kacau atau memperburuk situasi yang sudah rusak di Suriah.
"Tindakan angkatan bersenjata Israel yang telah menduduki zona penyangga di wilayah Golan serta beberapa wilayah yang berdekatan, jelas melanggar ketentuan perjanjian Suriah-Israel tahun 1974," kata Zakharova, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (11/12/2024).
Bukan hanya perebutan wilayah di zona penyangga, serangan udara besar-besaran Israel ke penjuru Suriah menimbulkan kekhawatiran serius bagi masyarakat internasional.