Robot Ini Lakukan Operasi pada Usus Babi tanpa Bantuan Manusia, Hasilnya Mencengangkan
HOUSTON, iNews.id - Robot di Amerika Serikat (AS) berhasil melakukan operasi laparoskopi pada babi. Hebatnya lagi, robot ini mengoperasi tanpa bantuan manusia.
Laparoskopi yakni prosedur bedah yang memungkinkan ahli bedah untuk mengakses bagian dalam perut dan panggul tanpa harus membuat sayatan yang besar.
Robot Otonom Jaringan Cerdas (STAR) ini merupakan hasil terobosan ilmiah para peneliti di Universitas Johns Hopkins. Robot ini unggul dalam operasi usus, yang membutuhkan gerakan berulang dan presisi tingkat tinggi untuk menghubungkan dua ujung usus. Robot ini juga mampu menjahit dengan akurasi tinggi.
“Temuan ini menunjukkan kami dapat mengotomatiskan salah satu tugas paling rumit dalam operasi yakni penyambungan kembali dua ujung usus,” asisten profesor teknik mesin di Johns Hopkins Whiting School of Engineering, Axel Krieger, Selasa (25/1/2022).
Kasus Penjualan Aplikasi Robot Trading Skema Ponzi, 1 Aktor Utama Ditahan
Dalam pernyataan tersebut juga dijelaskan, STAR melakukan prosedur pada empat hewan. Hasilnya jauh lebih baik daripada manusia yang melakukan prosedur yang sama.
Yang membuat STAR unik yakni dia memiliki sistem kontrol baru yang dapat menyesuaikan rencana pembedahan secara real-time seperti halnya ahli bedah manusia.
“Ini hampir seperti manusia dan mesin menjadi satu,” kata Direktur Bedah Robotik di Rumah Sakit Metodis Houston, Dr. Rodolfo Oviedo.
Dilansir dari Anadolu, dia mengatakan operasi STAR sangat mengesankan. Dia percaya jenis operasi otonom ini akan menghilangkan ketidaksempurnaan manusia dari suatu prosedur, seperti tremor tangan, keraguan dan ketakutan.
“Jika robot seperti ini mampu melakukan tugas yang begitu rumit tanpa bantuan manusia, maka ini hanyalah awal dari jalan di mana kita akan melihat robot yang sepenuhnya otonom dengan kecerdasan buatan melakukan semua tugas operasi kompleks dengan lebih presisi daripada manusia,” kata Oviedo.
Dia mengungkapkan kebanggaan, kegembiraan dan inspirasi ilmiah tentang operasi STAR. Itu hanyalah awal dari operasi lengkap yang dilakukan oleh robot.
“Ini adalah masa depan operasi. Kita hidup dalam revolusi robotik,” katanya.
Editor: Umaya Khusniah