Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat
Advertisement . Scroll to see content

Rekor! Misi Artemis 2 Catat Perjalanan Luar Angkasa Terjauh Manusia dari Bumi

Selasa, 07 April 2026 - 08:32:00 WIB
Rekor! Misi Artemis 2 Catat Perjalanan Luar Angkasa Terjauh Manusia dari Bumi
Misi Artemis 2 NASA memecahkan rekor perjalanan berawak terjauh dari Bumi, mengalahkan rekor Apollo 13 (Foto: NASA via AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Misi Artemis 2 badan antariksa Amerika Serikat (AS) NASA memecahkan rekor perjalanan berawak terjauh dari Bumi. Empat astronaut, menggunakan wahana Orion, mencatat rekor baru pada Senin (6/4/2026) pukul 15.58 GMT.

Rekor sebelumnya dipecahkan Apollo 13 pada April 1970 yakni berada di kejauhan 400.171 km dari Bumi. Misi Artemis 2, yang mengorbit di sisi terjauh Bulan, mencapai jarak maksimum sekitar 406.788 km dari Bumi pada pukul 23.07 GMT.

Misi ini akan mengorbit Bulan dalam lintasan terbang rendah. Saat itu kru akan menghabiskan waktu lebih dari 6 jam untuk menganalisis dan mendokumentasikan fitur permukaan Bulan. Kapsul Orion kemudian akan kembali ke Bumi dalam "lintasan terjun bebas". Perjalanan pulang akan memakan waktu sekitar 4 hari.

Saat mengelilingi sisi terjauh Bulan, para astronaut akan menyaksikan bagian Bulan yang tersembunyi, tak bisa dilihat oleh manusia dari Bumi.

Salah satu gambar yang dikirim oleh kru menunjukkan cekungan Orientale, kawah besar yang hanya dapat dilihat oleh kamera pesawat luar angkasa tanpa awak dalam misi sebelumnya. Terlepas dari kemajuan teknologi sejak era Apollo, NASA masih mengandalkan penglihatan para astronaut untuk mempelajari lebih rinci tentang Bulan.

“Mata manusia pada dasarnya adalah kamera terbaik yang pernah ada atau akan ada. Jumlah reseptor di mata manusia jauh melebihi kemampuan kamera,” kata Kelsey Young, ilmuwan utama untuk misi Artemis II, kepada AFP, dikutip Selasa (7/4/2026). 

Satu tim terdiri atas puluhan ilmuwan ditempatkan di Ruang Evaluasi Sains, Pusat Antariksa Johnson NASA, di Houston, Texas. Mereka mendata saat para astronot menjelaskan laporan pandangan langsung. Tujuannya mempelajari berbagai fenomena Bulan sebagai bagian dari pelatihan misi.

Selama sekitar 40 menit saat terbang lintas, seluruh komunikasi dengan Artemis II akan terputus, terutama saat para astronaut melewati bagian belakang Bulan.

Saat itu, bagi para astronaut, Bulan akan tampak seukuran bola basket yang dipegang sejauh lengan.

Meski kru Orion masih berada cukup jauh dari Bulan, penerbangan mereka sangat penting untuk mempersiapkan misi selanjutnya yakni Artemis 3 pada 2027, dilanjutkan setahun kemudian dengan pendaratan manusia di Bulan dalam misi Artemis 4.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut